Bupati Sigi Targetkan Danau Lindu Jadi Destinasi Wisata Unggulan pada 2027

Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae saat memukul gong di kegiatan Kick Off Festival Danau Lindu 2026, disaksikan Kabag Ops Polres Sigi AKP Musa. (Foto: Pena Sulawesi)

penasulawesi.com, SIGI – Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae menargetkan kawasan Danau Lindu menjadi destinasi wisata unggulan pada 2027. Target tersebut akan diwujudkan secara bertahap melalui penyelenggaraan Festival Danau Lindu, penguatan infrastruktur, serta penambahan berbagai atraksi wisata.

Hal itu disampaikan Rizal saat memimpin rapat Kick Off Festival Danau Lindu 2026 di Cafe Kopdek, Taman Taiganja, Kabupaten Sigi, Kamis malam (2/7/2026).

Menurutnya, festival tahun ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan potensi Danau Lindu sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan.

“Target utama adalah Danau Lindu harus menjadi destinasi wisata. Jangan hanya menjadi tempat transit atau sekadar dilewati, tetapi menjadi tujuan kunjungan wisata. Mudah-mudahan pada Festival 2027 benar-benar sudah menjadi destinasi,” ujar Rizal.

Ia menjelaskan, tujuan penyelenggaraan festival tidak hanya untuk mengenalkan potensi wisata, tetapi juga sebagai media promosi yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Karena itu, seluruh potensi yang dipromosikan harus sesuai dengan kondisi yang tersedia di lapangan agar tidak mengecewakan pengunjung.

“Yang kita promosikan harus sesuai dengan kondisi di lapangan. Jangan sampai berbeda karena itu akan mengurangi kepercayaan wisatawan,” katanya.

Rizal mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Sigi juga akan mengembangkan konsep festival dengan mengadopsi sejumlah strategi yang diterapkan Kabupaten Banyuwangi dalam membangun sektor pariwisata. Salah satunya melalui pengembangan sport tourism yang dipadukan dengan Festival Danau Lindu.

Menurutnya, kegiatan seperti fun bike maupun event olahraga lainnya berpotensi menarik lebih banyak wisatawan sekaligus membuka peluang dukungan dari pemerintah provinsi, pemerintah pusat, hingga sponsor.

Selain itu, Pemkab Sigi juga terus mendorong peningkatan infrastruktur menuju Danau Lindu. Rizal menyebut Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah memberikan dukungan melalui pembangunan akses jalan menuju kawasan tersebut.

Tak hanya infrastruktur jalan, pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung wisata. Di antaranya pembangunan tempat berteduh bagi pengunjung, penambahan cottage keluarga, hingga pemanfaatan bekas balai benih milik pemerintah daerah menjadi kawasan wisata pemancingan.

“Bekas balai benih itu memiliki lahan yang cukup luas. Nantinya bisa dikembangkan menjadi kolam pemancingan dan menjadi daya tarik wisata baru melalui penyelenggaraan lomba memancing,” jelasnya.

Rizal optimistis, jika seluruh tahapan pengembangan dilakukan secara konsisten, Danau Lindu akan berkembang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Sulawesi Tengah yang mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.

Sementara itu, terkait pelaksanaan Festival Danau Lindu tahun ini, Rizal memastikan kesiapan materi dan konsep kegiatan telah mencapai hampir 100 persen. Saat ini panitia bersama pemerintah daerah tinggal mematangkan teknis pelaksanaan, termasuk pengaturan lalu lintas, pengamanan, dan penyebaran lokasi kegiatan agar pelaksanaan festival berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengunjung. (Ardi)