
PENASULAWESI.COM, SIGI, – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, buka puasa bersama di kediaman Bupati Sigi, tepatnya di Desa Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Selasa sore, (3/3/2026).
Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan pembagian paket sembako “Ramadhan Berani Berkah” kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian pemerintah di bulan suci.
Gubernur Anwar Hafid, di dampingi Ketua TP-PKK Sulteng, Sri Nirwanty Bahasoan. Hadir juga Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, Ketua DPRD Sigi, Minhar Tjeho, Sekda Sigi, Nuim Hayat, Ketua TP-PKK Sigi, Siti Halwiah.
Juga Staf Ahli TP-PKK Sigi, Roro Istanti, tokoh agama, Jamaludin L Nusu, unsur Forkopimda, kepala OPD, serta masyarakat penerima manfaat, termasuk ibu dan anak terdampak stunting.
Agenda buka puasa ini juga dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis kunci Hunian Tetap (Huntap) kepada perwakilan warga Desa Poi dan Desa Rogo, Kecamatan Dolo Selatan, oleh Gubernur dan Bupati Sigi.
Jumlah Huntap, sebanyak 48 unit yang dibangun melalui APBD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun Anggaran 2025, lengkap dengan sarana pendukung, dengan total anggaran Rp.9.653.191.000.
Selain itu, Pemprov juga menyerahkan bantuan prasarana dan sarana utilitas umum Tahun Anggaran 2025 senilai kurang lebih Rp.18 miliar. Bantuan tersebut mencakup pembangunan drainase, MCK, bedah rumah, serta jalan lingkungan guna meningkatkan kualitas permukiman warga.
Gubernur Anwar Hafid dalam sambutannya menegaskan bahwa Kabupaten Sigi memiliki posisi strategis sebagai daerah penyangga Kota Palu, sehingga perlu mendapat dukungan pembangunan infrastruktur dan sosial secara berkelanjutan.
“Tahun ini dan beberapa tahun ke depan, perhatian terhadap Sigi cukup besar, baik melalui APBD provinsi maupun dukungan pemerintah pusat,” kata Anwar.
Ia menyebut sejumlah program prioritas yang diarahkan ke Sigi, antara lain pembukaan akses jalan Sausu-Palolo yang menghubungkan wilayah timur, peningkatan konektivitas Kalukubula-Gimpu, hingga penataan kawasan permukiman kumuh.
Menurutnya, sektor perumahan menjadi salah satu faktor dominan dalam struktur angka kemiskinan. Karena itu, perbaikan rumah tidak layak huni menjadi bagian penting dari strategi penurunan kemiskinan daerah.
Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov. Ia menilai bantuan hunian dan infrastruktur tersebut akan memperkuat program pengentasan kemiskinan yang sedang dijalankan Pemkab Sigi.
“Kami berterima kasih atas dukungan ini. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat dan sejalan dengan upaya menekan angka kemiskinan di Sigi,” ujar Rizal. (Ardi)








