Sepekan Hilang, Nenek Saripa Berhasil Ditemukan Berkat Sinergi Polri dan Warga

PENASULAWESI.COM, SIGI – Setelah dilaporkan hilang selama lebih dari sepekan, Nenek Saripa (71 tahun), warga Desa Walatana, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada Jumat (27/2/2026) pagi di wilayah pegunungan setempat.

Korban sebelumnya meninggalkan rumah pada Sabtu, 21 Februari 2026 sekitar pukul 17.00 WITA dan tidak kembali hingga malam hari. Pihak keluarga yang khawatir kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas Desa Walatana.

Menindaklanjuti laporan itu, jajaran Bhabinkamtibmas Polsubsektor Dolo Selatan bersama Polsek Dolo bergerak cepat melakukan koordinasi dengan perangkat desa, Tim SAR Kabupaten Sigi, serta masyarakat setempat untuk melakukan pencarian secara intensif di sejumlah titik yang dicurigai.

Upaya pencarian pun membuahkan hasil setelah pada Kamis malam (26/2/2026) ditemukan pakaian milik korban di area pegunungan. Temuan tersebut menjadi petunjuk penting bagi tim gabungan untuk mempersempit lokasi pencarian.

Keesokan paginya, tim kembali melakukan penyisiran hingga akhirnya Nenek Saripa ditemukan sekitar 7 kilometer dari jalan poros desa dalam kondisi selamat. Proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat medan pegunungan yang cukup terjal.

Salah seorang Bhabinkamtibmas, Bripka Mansur, tampak menggendong korban menuruni jalur pegunungan. Aksi tersebut menjadi gambaran nyata kepedulian dan sisi humanis Polri dalam membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Selanjutnya, korban dibawa ke Puskesmas Baluase untuk menjalani pemeriksaan kesehatan guna memastikan kondisi fisiknya tetap stabil setelah beberapa hari berada di pegunungan.

Kapolsek Dolo, IPTU Muh Rusman, S.Sos., M.H., mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam pencarian tersebut.

“Alhamdulillah, berkat sinergi Bhabinkamtibmas, Tim SAR, pemerintah desa, keluarga, dan masyarakat, korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dan kepedulian dapat menyelamatkan nyawa,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong peran aktif Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di tingkat desa, tidak hanya dalam menjaga situasi kamtibmas, tetapi juga dalam memberikan bantuan kemanusiaan serta respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat. ***