Ketua Komda Alkhairat Sigi Lantik Pengurus Ranting Desa Salua, Tekankan Tanggung Jawab Pendidikan Agama

PENASULAWESI.COM, SIGI, – Ketua Komda Alkhairat Kabupaten Sigi, Yahya Landua, resmi melantik Pengurus Ranting Alkhairat Desa Salua, Kecamatan Kulawi, pada Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan acara halal bihalal yang mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Kebersamaan.”

Dalam sambutannya, Yahya Landua menegaskan bahwa pelantikan bukanlah akhir dari tanggung jawab, melainkan awal dari amanah besar sebagai pengurus.

“Jangan dianggap setelah selesai pelantikan ini, selesai juga urusan kita sebagai pengurus Alkhairat ranting. Tanggung jawab kita cukup besar,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa keberadaan sekolah Alkhairat di Desa Salua merupakan tanggung jawab bersama seluruh pengurus dan masyarakat. Menurutnya, apabila terdapat persoalan seperti Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) yang tidak aktif, maka pengurus harus segera mencari solusi untuk menghidupkannya kembali.

Lebih lanjut, Yahya mengingatkan pentingnya pendidikan agama dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif, khususnya penyalahgunaan narkoba.

“Ketika guru agama bisa mendidik anak-anak kita dengan baik, insyaallah mereka tidak mudah terpengaruh hal-hal buruk seperti narkoba. Tapi kalau pendidikan agama tidak berjalan baik, maka anak-anak kita mudah terjerumus dalam persoalan akhlak,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahaya narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda. “Kalau anak kita sudah konsumsi narkoba, pilihannya hanya dua: kalau bukan gila, mati,” tambahnya dengan nada serius.

Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus untuk memaksimalkan peran dalam membina sekolah-sekolah keagamaan di wilayah masing-masing. Menurutnya, pembinaan terhadap anak-anak dalam bidang keagamaan akan memberikan pahala besar, terlebih jika turut membantu para guru Alkhairat.

Selain itu, Yahya juga memberikan pesan khusus kepada kepala madrasah dan para guru agar menjadi teladan bagi siswa.

“Kepala madrasah harus menunjukkan contoh yang baik. Guru-guru harus datang lebih awal dari murid. Jangan sampai murid sudah datang, gurunya belum ada. Guru itu harus menjadi teladan,” pesannya.

Kegiatan pelantikan dan halal bihalal ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pendidikan keagamaan di Desa Salua dan sekitarnya. (Ardi)