PENASULAWESI.COM, SIGI – Kapolres Sigi yang baru, AKBP Agus Dwi Cahyono, S.I.K., M.A.P., berkomitmen mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian dalam mendeteksi dan menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kepolisian hingga ke tingkat desa dan kelurahan, sekaligus menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di Kabupaten Sigi.
Agus menegaskan, keberadaan personel kepolisian di tengah masyarakat harus memberikan manfaat nyata. Polisi diharapkan mampu mengidentifikasi persoalan yang dihadapi warga serta mendorong penyelesaian secara tepat melalui pendekatan yang humanis dan dekat dengan masyarakat.
“Kami ingin mengoptimalkan fungsi dan peran Bhabinkamtibmas untuk menganalisis masalah-masalah yang ada di masyarakat, di kampung-kampung dan di desa-desa. Bukan hanya menganalisis, tetapi juga memastikan persoalan tersebut bisa diselesaikan dengan baik,” katanya.
Menurutnya, Bhabinkamtibmas memiliki peran strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat di wilayah binaannya. Melalui kedekatan tersebut, berbagai persoalan sosial maupun potensi gangguan kamtibmas diharapkan dapat diketahui lebih awal sehingga langkah penanganan bisa dilakukan dengan cepat dan tepat.
Upaya ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Dengan pelayanan yang responsif dan penyelesaian persoalan yang efektif, masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran polisi dalam kehidupan sehari-hari.
Selain mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas, Kapolres Sigi juga mengajak masyarakat agar lebih terbuka dalam menyampaikan keluhan, pengaduan, maupun informasi terkait persoalan yang terjadi di lingkungan masing-masing.
Menurut Agus, partisipasi masyarakat sangat penting untuk mendukung deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. Informasi yang disampaikan warga dapat menjadi dasar bagi kepolisian untuk mengambil langkah penanganan sesuai dengan persoalan yang dihadapi.
“Kami mengimbau masyarakat agar jangan ragu atau sungkan menyampaikan keluhan dan persoalan yang ada di masyarakat, sehingga aparat kepolisian bisa segera menangani dan menyelesaikannya,” ujarnya.
Ia menekankan, menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, komunikasi dan kerja sama antara polisi dan masyarakat perlu terus diperkuat. Dengan hubungan yang baik, berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum diharapkan dapat ditangani sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.
√ Targetkan Angka Kejahatan Menurun
Terkait target selama menjabat sebagai Kapolres Sigi, Agus menyatakan tidak ingin menetapkan sasaran yang berlebihan. Baginya, hal terpenting adalah menghadirkan hasil nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ia menegaskan, keberhasilan kepolisian tidak semata-mata diukur dari kehadiran personel di lapangan, tetapi juga dari kemampuan menciptakan rasa aman, menekan angka kejahatan, serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
“Saya ingin peran Polri di masyarakat betul-betul dirasakan oleh masyarakat, angka kejahatan bisa menurun, situasi kamtibmas menjadi kondusif, dan Polri bukan hanya hadir, tetapi kehadirannya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Komitmen tersebut menjadi salah satu arah yang ingin diwujudkan Agus dalam menjalankan tugasnya sebagai Kapolres Sigi. Penguatan peran Bhabinkamtibmas, keterbukaan komunikasi dengan masyarakat, serta penanganan persoalan secara responsif diharapkan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan keamanan di wilayah Kabupaten Sigi. (Ardi)









