PENASULAWESI.COM, SIGI – Di tengah himpitan bencana banjir yang menerjang Desa Namo, Kecamatan Kulawi, pada Kamis (14/8/2025) lalu, sebuah sinar harapan muncul. Komunitas Rizal Intjenae (KRI) hadir langsung membawa kepedulian dan semangat dukungan bagi masyarakat yang terdampak.
Bantuan yang disalurkan KRI bukan hanya sekedar dukungan logistik, tetapi juga simbol harapan agar kepemimpinan Mohamad Rizal Intjenae terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat Sigi.
Musmualim alias Ali Riziq, Koordinator KRI, memimpin langsung aksi bantuan ini. Ia menegaskan bahwa kehadiran KRI adalah bukti nyata keberpihakan mereka terhadap rakyat yang sedang tertimpa musibah.
“Bantuan yang kami salurkan ini berupa kebutuhan mendesak, mulai dari popok bayi, obat-obatan, hingga makanan siap saji seperti supermi. Kami ingin memastikan bahwa korban banjir, terutama anak-anak dan balita, tetap terjaga kesehatan dan asupan gizinya,” jelas Ali Riziq di Namo, Kulawi, Senin siang, (18/8/2025).
Di lokasi, warga menyambut dengan penuh haru sekaligus semangat. Yel-yel “Rizal Dua Periode” berkumandang di tengah kegiatan penyaluran bantuan, seakan meneguhkan tekad masyarakat bahwa pemimpin yang dekat dan peduli pada rakyat layak untuk terus melanjutkan pengabdian.
“Ini bukan sekedar bantuan, ini adalah bentuk kebersamaan. Dimulai dari Namo, KRI hadir untuk rakyat,” tambah Ali Riziq.
Bencana banjir menerjang Namo baru ini, mengakibatkan beberapa rumah warga tertimbun longsor dan harus mengungsi sementara. Kehadiran KRI dengan semangat solidaritas dinilai menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan kepemimpinan tidak hanya diukur dari jabatan, tetapi dari aksi nyata di lapangan.
Dengan semangat gotong royong, KRI menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap situasi, mengiringi perjuangan masyarakat, sekaligus menggelorakan harapan baru, Rizal Intjenae Dua Periode untuk Sigi Terus Membaik. (***)








