PENASULAWESI.COM, SIGI- Alia Idrus, Anggota DPRD Sigi, mengapresiasi akses Sadaunta-Lindu yang sangat baik, meskipun sempat terjadi longsor beberapa hari sebelum pelaksanaan Festival Danau Lindu (FDL). Ia menilai bahwa upaya Pemda Sigi dalam menangani longsor tersebut sangat cepat dan efektif, sehingga tidak ada lagi hambatan bagi pengunjung.
“Akses Sadaunta-Lindu berjalan lancar berkat upaya cepat Pemda Sigi dalam mengatasi longsor yang terjadi beberapa hari sebelum pelaksanaan Festival Danau Lindu (FDL). Longsor tersebut tidak lagi menjadi hambatan bagi pengunjung pada saat pelaksanaan festival,” ucap Alia, memuji upaya keras Pemda Sigi.
Selain itu, Alia juga memuji kesiapan desa-desa di Kecamatan Lindu dalam menyambut FDL. Desa-desa tersebut dihiasi dengan spanduk dan umbul-umbul yang mempercantik suasana, serta masyarakat Lindu yang ramah dan menyambut pengunjung dengan baik.
Alia juga menilai bahwa penempatan panggung, tenda utama, camping ground, sentra UMKM, dan penyediaan lapak penjual sudah sangat baik.
Yang paling menarik, menurutnya, adalah masyarakat diberi ruang paling depan untuk menikmati festival tahunan ini, sehingga mereka merasa menjadi bagian penting dari acara tersebut.
“Pemerintah daerah hadir untuk memberi yang terbaik bagi masyarakat Sigi,” kata Alia.
Ia secara pribadi memberi apresiasi kepada pemerintah daerah, panitia pelaksana, ivent organizer, panitia lokal, dan dewan kesenian Kabupaten Sigi atas capaian yang luar biasa ini. Alia berharap bahwa FDL tahun 2026 mendatang dapat lebih baik lagi. (Ardi)














