penasulawesi.com ||SIGI,- Anggota DPRD Sigi, Alia Idrus, meminta pihak kepolisian untuk memperketat patroli di wilayah Sigi, guna mengantisipasi maraknya kasus pembegalan yang terjadi belakangan ini.
Permintaan ini disampaikan Alia, merespon insiden dugaan pembegalan yang terjadi di sekitar terminal Tambuli, Desa Lolu, Biromaru, pada Sabtu malam (31/5/2025). Ini juga sebagai bentuk kepedulian DPRD Sigi terhadap keselamatan dan keamanan masyarakat.
Menurut Alia, maraknya kasus pembegalan yang terjadi di sekitar Kota Palu dan Sigi perlu menjadi perhatian serius pihak berwajib, agar insiden serupa tidak berulang lagi.

“Pihak kepolisian diharapkan dapat meningkatkan patroli dan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku pembegalan, sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman saat beraktivitas di malam hari. Dengan demikian, diharapkan kasus pembegalan dapat diminimalisir dan situasi keamanan di wilayah kita dapat menjadi lebih kondusif,” ungkap Alia.
Menurut politisi asal Partai PDIP ini, kasus pembegalan tersebut tentu menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat, terutama mereka yang beraktivitas di malam hari.
Politisi senior ini pun berharap, agar fokus kerja kepolisian dapat menindaki para pelaku pembegalan yang telah meresahkan masyarakat.
“Keselamatan dan keamanan masyarakat menjadi prioritas utama, dan kita berharap kepolisian dapat melakukan tindakan efektif untuk menghentikan aksi pembegalan yang telah mengancam nyawa manusia. Dengan demikian, masyarakat dapat merasa aman dan terlindungi dari ancaman kekerasan,” harap Alia Idrus.
✓ Himbauan Tidak Keluar Malam dengan Motor Tak Bisa Jadi Solusi Utama, Harapan Masyarakat Ada pada Kepolisian
Menurut Alia, himbauan untuk tidak keluar malam hari dengan menggunakan kendaraan roda dua bukanlah satu-satunya cara untuk menghentikan perilaku pembegalan. Pasalnya, banyak masyarakat yang memiliki kebutuhan untuk beraktivitas di malam hari karena tuntutan pekerjaan atau kebutuhan lainnya, dan kendaraan roda dua seringkali menjadi satu-satunya alat transportasi yang dimiliki.
“Kita tidak bisa mengandalkan himbauan semata untuk menghentikan pembegalan. Harapan besar kita ada pada pihak kepolisian untuk menemukan cara penanganan yang efektif. Kita butuh hidup tenang, nyaman, dan selamat dari musibah seperti ini. Semoga Allah senantiasa menjaga kita dari segala musibah,” kata Alia. (*)








