
PENASULAWESI.COM, SIGI – Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, bersama Wakil Bupati Samuel Yansen Pongi, menyampaikan komitmen mereka untuk mewujudkan visi Kabupaten Sigi yang maju, berbasis pertanian dan pariwisata.
Dalam kesempatan acara Festival Ayam Bambu, Rizal menegaskan bahwa pariwisata akan menjadi motor penggerak ekonomi daerah, dengan mengangkat budaya dan kuliner khas Sigi sebagai daya tarik utama.
“Visi kami bersama Pak Samuel Pongi adalah mewujudkan Kabupaten Sigi yang maju, berbasis pertanian dan pariwisata. Malam ini, Ayam Bambu menjadi motor penggerak untuk membangkitkan pariwisata di Kabupaten Sigi,” ujar Rizal, Sabtu (25/11/2025).
Rizal juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya menggali potensi budaya lokal untuk dijadikan ikon pariwisata Sigi. Salah satu langkah konkritnya adalah dengan menggelar Festival Budaya Tomarawola pada 11 hingga 13 Desember mendatang di wilayah itu.
“Kami lakukan ini agar budaya kita bisa digali lebih dalam, hingga dapat menjadi kekuatan pariwisata Kabupaten Sigi. Pariwisata tidak hanya soal menikmati keindahan alam, tetapi bagaimana kita menarik wisatawan lewat sajian kuliner dan budaya khas,” tambahnya.
Lebih jauh, Rizal mengungkapkan rencana pemerintah juga mengadakan Festival Kuliner Orang Sigi sebagai upaya mendorong pelaku UMKM lokal. Festival ini akan mengangkat masakan tradisional masyarakat Kaili yang kaya rasa dan budaya.
“Insyaallah, kami akan mewujudkan festival kuliner ini untuk meningkatkan UMKM, terutama lewat budaya tradisional masakan Kaili yang sama-sama kita cintai,” jelas Rizal.
Selain itu, Rizal juga memaparkan rencana pelaksanaan Festival Danau Lindu tahun depan, yang akan menjadi salah satu agenda pariwisata utama Kabupaten Sigi. Festival tersebut dirancang untuk mengintegrasikan berbagai kegiatan, termasuk kuliner khas, kerajinan tangan, dan produk UMKM lokal.
“Rangkaian kegiatan di Festival Danau Lindu akan kami lakukan dengan fokus pada pelaku UMKM, baik kerajinan tangan maupun kuliner khas daerah, yang malam ini sudah kita sajikan di Festival Ayam Bambu,” ungkapnya.
Dengan berbagai program dan festival yang direncanakan, Bupati Sigi berharap pariwisata dan UMKM dapat menjadi pilar utama dalam meningkatkan perputaran ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah daerah pun berkomitmen untuk terus mendukung pelaku UMKM dalam mempromosikan produk-produk lokal yang menjadi identitas budaya Kabupaten Sigi. (Ardi)








