PENASULAWESI.COM, SIGI –
Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, secara resmi melepas Tim Safari Ramadhan Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi, 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Bupati Sigi, Kamis (26/2/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi, Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi Drs. H. Nuim Hayat, perwakilan Polres Sigi, anggota DPRD Sigi, Ketua MUI Kabupaten Sigi, para da’i, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Ketua TP PKK Kabupaten Sigi
Dalam sambutannya, Bupati Rizal menyampaikan bahwa pelepasan Tim Safari Ramadhan ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiah antara pemerintah daerah, para ulama, dan masyarakat.
Momentum bulan suci Ramadhan diharapkan menjadi sarana memperkuat persaudaraan sekaligus mendekatkan pemerintah dengan masyarakat melalui peran para da’i.

“Pelepasan Tim Safari Ramadhan ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi dan ukhuwah Islamiah antara pemerintah daerah, para ulama, dan masyarakat,”.
“Melalui momentum Safari Ramadhan, para da’i diharapkan dapat menyampaikan berbagai program Pemerintah Kabupaten Sigi kepada masyarakat sebagai bentuk amanah yang dipercayakan kepada saya bersama Wakil Bupati,” ujar Mohamad Rizal Intjenae.
Ia menegaskan, salah satu program prioritas yang berhasil dijalankan adalah upaya menurunkan angka kemiskinan. Dalam kurun waktu satu tahun, Pemerintah Kabupaten Sigi berhasil menurunkan angka kemiskinan secara signifikan dari 12,06 persen menjadi 10,47 persen.
Selain itu, Bupati Rizal juga menyoroti persoalan narkoba yang menjadi tantangan serius di Kabupaten Sigi. Ia menyebutkan, Sigi berada pada posisi kedua setelah Kota Palu dalam hal kasus narkoba. Karena itu, isu tersebut diharapkan turut menjadi materi penyampaian dalam Safari Ramadhan.
“Ini menjadi tugas kita bersama, saya selaku Bupati, para da’i, maupun pimpinan OPD, bagaimana melahirkan generasi yang cerdas dan tidak terkontaminasi persoalan narkoba. Kami menitipkan kepada para da’i agar dari sisi keagamaan dapat mengingatkan masyarakat untuk menjauhi narkoba, terlebih di era digitalisasi yang begitu pesat,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan inovasi daerah melalui Peraturan Bupati tentang program “Pakagali Pakagaya Ngata”. Program ini selaras dengan Asta Cita Presiden, yang tidak hanya berfokus pada program utama nasional, tetapi juga menyentuh persoalan kebersihan dan pengelolaan sampah.
Ia berharap para da’i dapat turut menggaungkan pentingnya kebersihan sebagai bagian dari iman kepada masyarakat, minimal melalui satu atau dua ayat dalam setiap tausiyah yang disampaikan.
“Melalui Safari Ramadhan ini, Pemerintah Kabupaten Sigi berharap terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam mewujudkan Sigi yang religius, bersih, bebas narkoba, dan semakin sejahtera,” ujar Rizal. (Ardi)








