PENASULAWESI.COM, SIGI – Anggota DPRD Sigi, Alia Idrus, menyatakan akan mendorong agar kuliner khas Ayam Bambu dapat meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Usai penyelenggaraan Festival Ayam Bambu di Kulawi Raya, Alia menegaskan bahwa pihaknya akan mulai mengumpulkan data dan informasi terkait langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai target tersebut.
“Kita akan mulai mencari data untuk mendatangi pihak MURI dan mengetahui apa saja yang bisa dilakukan agar kuliner Ayam Bambu bisa mendapatkan penghargaan rekor MURI,” ungkap Alia.
Ia menjelaskan bahwa upaya ini akan menjadi fokus pasca festival, dengan harapan di tahun-tahun mendatang festival serupa dapat digelar dengan konsep yang lebih besar dan inovatif, termasuk memasukkan pemberian rekor MURI sebagai bagian dari acara.
Alia juga menyampaikan bahwa ia bersama anggota DPRD lainnya akan bekerja semaksimal mungkin, dibantu oleh pemerintah daerah, untuk memastikan festival ini dapat diakui secara nasional melalui pencapaian rekor MURI.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi respons positif masyarakat Kulawi terhadap penyelenggaraan festival, meskipun dilakukan dengan anggaran yang terbatas.
“Dari konsep acara hingga pelaksanaan, memang masih banyak kekurangan karena minimnya anggaran yang digunakan. Namun, berkat kerja sama dan dukungan masyarakat, kegiatan ini tetap berjalan sukses,” ujar Alia.
Alia berharap bahwa dengan dukungan yang lebih besar di masa depan, Festival Ayam Bambu dapat menjadi acara yang semakin berkembang dan membawa dampak positif bagi pelestarian budaya serta perekonomian masyarakat Kulawi. (Ardi)








