PENASULAWESI.COM, SIGI – Anggota DPRD Sigi Irma Haflianti Yangka menghadiri kegiatan Lokakarya Pemetaan Partisipatif Wilayah Adat Komunitas Powatua, yang diselenggarakan Pengurus Daerah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (PD AMAN), berlangsung di Desa Lonca, Kecamatan Kulawi, Sabtu (2/11/2025).
Hadir juga akademisi dari Universitas Tadulako, DR. Mohamad Hata Tampubolon, SH, MH, pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, para tokoh masyarakat, dan orang tua adat.
Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan wilayah adat dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian dan pengelolaan wilayah adat.
Irma Haflianti Yangka, yang juga anggota AMAN, menekankan bahwa pemetaan wilayah adat sangat penting untuk mendapatkan kejelasan batas-batas wilayah, melindungi hak masyarakat adat atas tanah dan sumber daya alam, serta menyelesaikan konflik agraria.
“Pemetaan ini penting untuk mengenali potensi ekonomi dan sosial wilayah adat demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Lokakarya ini juga bertujuan untuk memberikan kepastian batas wilayah, melindungi hak dan sumber daya, menyelesaikan konflik, serta memberikan pengakuan dan legalitas kepada masyarakat adat.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan gambaran profil masyarakat adat dan kondisi sosial-budaya, ekonomi, serta lingkungan untuk perencanaan program yang lebih tepat sasaran.
“Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat posisi masyarakat adat dalam mengelola wilayah adat mereka,” tambah Irma.
Kegiatan ini harapkan dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan pengelolaan wilayah adat yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat adat. (***)














