
PENASULAWESI.COM, SIGI – Komisi Gabungan Komisi I dan II DPRD Kabupaten Sigi melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Dolo Selatan untuk meninjau Rumah Pakan Hewan (RPH) dan beberapa kelompok penerima bantuan ternak sapi.
Tim gabungan yang terdiri dari Abdul Rifai, Endang Herdianti, Ardiansyah, Deni, Dery Nakula, Ruslan, Djafar Lukman HI. Jaher, dan Fadlin, melakukan peninjauan lapangan untuk memahami kondisi RPH dan kelompok ternak sapi.
Dalam kunjungan tersebut, mereka menemukan adanya ketimpangan dalam distribusi pembangunan RPH di beberapa desa.
Berdasarkan hasil peninjauan, Desa Walatana memiliki 6 unit bangunan RPH, padahal populasi ternak sapi di desa tersebut hanya sekitar 400 ekor. Sementara itu, Desa Baluase yang memiliki populasi ternak sapi lebih besar, yaitu sekitar 600 ekor, tidak memiliki RPH.
Anggota DPRD Sigi, Endang Herdianti, menilai jika distribusi RPH ini berdasarkan jumlah populasi ternak, maka ini tidak mencerminkan keadilan dan pemerataan.
“Jika RPH ini dibangun berdasarkan jumlah pupulasi maka dari kami DPRD ini adalah ketidak Adilan dalam pemerataan, yang seharusnya, juga setiap desa bisa mendapatkan minimal satu unit rumah pakan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Tim gabungan DPRD Sigi juga menemukan bahwa dari 3 gedung RPH yang dibangun pada tahun 2024, dua di antaranya tidak berfungsi. “Ini kan sangat mubazir,” tegas Endang.
Salah satu gedung RPH tersebut dibangun dengan anggaran sebesar Rp189 juta lebih, sehingga sangat tidak wajar jika tidak berfungsi dengan baik. Endang pun menekankan pentingnya evaluasi terhadap bantuan yang diberikan kepada masyarakat.
“Dinas harus bisa melihat perkembangannya seperti apa, apakah di wilayah itu butuh sapi atau rumah pakan. Jangan tidak butuh di situ, tapi dibangun di situ, jadinya rugi, sementara di wilayah lain membutuhkan,” ungkap Endang.
DPRD Sigi berharap persoalan ini dapat didiskusikan lebih lanjut untuk memastikan distribusi rumah pakan ternak yang adil dan efektif. Dalam waktu dekat, pihak DPRD Sigi juga akan mengundang dinas terkait untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP). (Ardi)








