PENASULAWESI.COM, SIGI – Masyarakat Desa Tuva, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, kembali melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan desa, pada Jumat (9/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program prioritas Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae bersama Wakil Bupati Samuel Yansen Pongi, yakni Pakagali Pakagaya Ngata, yang mendorong terciptanya lingkungan desa yang bersih, sehat, nyaman, dan tertata.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi upaya Pemerintah Desa Tuva dalam memperkuat budaya gotong royong serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Pada kerja bakti sebelumnya, Kepala Desa Tuva, Bahtiar, mengatakan semangat gotong royong di tengah masyarakat sebenarnya telah menjadi bagian dari kegiatan rutin desa. Namun, kehadiran program Pakagali Pakagaya Ngata semakin mendorong pemerintah desa untuk memperkuat dan mengintensifkan gerakan kebersihan lingkungan.
“Pada dasarnya, masyarakat kami sebelumnya sudah aktif melaksanakan kerja bakti. Dengan adanya program dari Pemerintah Kabupaten Sigi ini, kami semakin memperkuat dan meningkatkan kegiatan tersebut,” ujar Bahtiar.
Menurutnya, pelaksanaan kerja bakti tidak terpaku pada jadwal tertentu, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan di lapangan. Apabila terdapat fasilitas umum maupun kawasan permukiman yang membutuhkan penanganan, pemerintah desa bersama masyarakat akan segera melakukan kerja bakti.
“Kami melihat situasi dan kondisi di lapangan. Kalau memang ada yang perlu segera ditangani, maka kami laksanakan kerja bakti,” jelasnya.
Bagi Pemerintah Desa Tuva, dukungan terhadap program Pakagali Pakagaya Ngata tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui keterlibatan langsung masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan desa secara berkelanjutan.
Bahtiar menegaskan, kegiatan kerja bakti akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari komitmen pemerintah desa dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Sigi.
“Sebagai pemerintah desa, kami tentunya mendukung program pimpinan. Karena itu, tidak ada alasan bagi kami untuk tidak bergerak. Kami akan terus memperkuat kegiatan ini bersama masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, semangat gotong royong akan terus dipelihara, termasuk dalam menyambut berbagai momentum keagamaan. Menurutnya, kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dijaga secara konsisten oleh seluruh elemen masyarakat.
Melalui gerakan tersebut, Pemerintah Desa Tuva berharap semangat Pakagali Pakagaya Ngata semakin tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat budaya gotong royong dalam mewujudkan lingkungan desa yang bersih, sehat, nyaman, dan tertata.
“Melalui gerakan ini, kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama,” tutup Bahtiar. (Ardi)














