
PENASULAWESI.COM, SIGI – Raut haru dan rasa syukur terpancar jelas dari wajah Paulus, penyandang disabilitas asal Desa Peana, Kecamatan Pipikoro, Kabupaten Sigi.
Dengan suara lirih dan bergetar, ia menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan kursi roda yang akhirnya ia terima setelah bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan.
Bagi Paulus, bantuan tersebut bukan sekadar alat bantu, melainkan jawaban atas doa dan harapan panjangnya untuk bisa bergerak lebih leluasa.
Bantuan kursi roda itu terwujud berkat upaya dan kepedulian Anggota DPRD Fraksi Nasdem Kabupaten Sigi, Irma Yangka, yang memperjuangkan aspirasi penyandang disabilitas hingga ke Kementerian Sosial Republik Indonesia.
“Terima kasih banyak, Ibu Irma. Bantuan ini sangat berarti bagi saya. Selama ini saya sangat terbatas untuk beraktivitas. Sekarang saya bisa lebih mandiri,” tutur Paulus dalam bahasa Uma, bahasa daerah setempat, dengan mata berkaca-kaca.
Selama bertahun-tahun, Paulus menjalani hari-harinya dengan kondisi fisik yang serba terbatas. Medan Desa Peana yang berbukit dan jauh dari pusat layanan semakin menyulitkan langkahnya.
Kehadiran kursi roda tersebut menjadi titik terang yang menghadirkan harapan baru, sekaligus membuka peluang bagi Paulus untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih bermartabat.
Rasa haru dan syukur yang sama juga dirasakan Ibu Martini, warga Desa Peana lainnya yang turut menerima bantuan kursi roda. Ia mengaku tak menyangka akan mendapatkan perhatian sebesar itu, terlebih bagi warga di wilayah terpencil seperti Pipikoro.
“Saya sangat bersyukur. Terima kasih kepada Ibu Irma dan semua pihak yang sudah peduli dengan kami. Bantuan ini bukan hanya kursi roda, tapi juga semangat untuk kami agar tetap kuat menjalani hidup,” ujar Ibu Martini dengan suara bergetar.
Anggota DPRD Kabupaten Sigi, Irma Yangka, menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud komitmennya dalam memperjuangkan hak-hak kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas yang selama ini masih minim akses bantuan.
“Ini sudah menjadi kewajiban kami sebagai wakil rakyat. Penyandang disabilitas berhak mendapatkan fasilitas yang layak agar bisa hidup lebih mandiri dan bermartabat. Saya berharap bantuan ini benar-benar memberi manfaat dan semangat baru,” ungkap Irma. (Ardi)








