Haul ke 58, Gubernur Sulteng Ajak Masyarakat Lanjutkan Perjuangan Pendidikan Guru Tua

PENASULAWESI.COM, PALU, – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyerukan agar seluruh masyarakat melanjutkan perjuangan pendidikan Habib Idrus bin Salim Al-Jufri, pada puncak Haul ke-58 Guru Tua, berlangsung di kompleks Alkhairat, jalan Sis AlJufri Palu, (1/4/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa hadir dalam acara haul bukan sekadar bentuk cinta. “Hadir di Haul adalah bukti cinta kita kepada Habib Idrus bin Salim Al-Jufri. Namun cinta yang sesungguhnya adalah melanjutkan perjuangan beliau, bukan hanya memasang foto atau hadir di acara Haul,” ujarnya.

Anwar Hafid menyampaikan bahwa guru tua telah menyiapkan visi jelas untuk membangun peradaban melalui pendidikan. “Indonesia menetapkan 2045 sebagai Indonesia Emas, tapi guru tua sudah merancang peradaban ini sejak 70 tahun lalu. Warisan guru tua adalah pendidikan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mengumumkan rencana Peraturan Daerah Wajib Belajar 13 Tahun di Sulawesi Tengah. Program ini dimaksudkan untuk memasukkan pendidikan diniyah atau Madrasah Diniyah Awaliya ke dalam sistem pendidikan formal, sehingga mendapat dukungan anggaran dari pemerintah daerah maupun pusat.

“Madrasah-madrasah diniyah masih menghadapi tantangan besar, termasuk guru yang bekerja dengan honor minim. Dengan adanya Perda Wajib Belajar 13 Tahun, pemerintah bisa lebih maksimal mendukung pendidikan akhlak sejak dini,” kata Gubernur.

Gubernur menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat.

“Guru-guru kita bekerja dengan ikhlas, tapi kita semua harus peduli. Mari melalui momentum Haul ini, seluruh alumni Alkhairat dan masyarakat Sulawesi Tengah bersatu melanjutkan cita-cita guru tua,” ajaknya.

Acara Haul Guru Tua ke-58 ini tidak hanya menjadi momen mengenang jasa sang guru besar, tetapi juga sebagai momentum untuk menegaskan kembali komitmen masyarakat dan pemerintah dalam memajukan pendidikan berbasis akhlak dan pengetahuan, sesuai amanah guru tua. (Ardi)