Kemenag Sulteng Apresiasi Islamic Relief Salurkan Paket Ramadan di Sigi

PENASULAWESI.COM, SIGI – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tengah (Kemenag Sulteng) yang diwakili Latifah Godal, menghadiri kegiatan penyaluran paket sembako oleh Islamic Relief Indonesia di Desa Sidondo II, Kabupaten Sigi, Senin (16/2/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Distribusi Paket Ramadan yang menyasar masyarakat prasejahtera di wilayah pedesaan.

Penyaluran bantuan dibuka secara resmi oleh Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, serta dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sigi, Ketua Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Sulawesi Tengah, dan Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sigi.

Dalam sambutannya, Latifah Godal, menyampaikan apresiasi kepada lembaga-lembaga zakat yang aktif membantu masyarakat kurang mampu, khususnya di wilayah pedesaan. Menurutnya, Kementerian Agama mendukung penuh lembaga zakat yang terjun langsung memberikan bantuan sosial maupun melaksanakan program pemberdayaan.

“Kami dari Kementerian Agama sangat mengapresiasi lembaga-lembaga zakat yang hadir dan bekerja nyata membantu masyarakat kurang mampu, khususnya di wilayah pedesaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pascagempa bumi 2018 di Sulawesi Tengah, banyak lembaga kemanusiaan dan zakat bermunculan. Namun, tidak seluruhnya melaporkan keberadaan atau mengantongi izin perwakilan dari Kemenag Sulteng.

“Banyak lembaga yang muncul setelah gempa 2018, tetapi tidak semuanya melaporkan kepada kami atau memiliki izin perwakilan yang dikeluarkan oleh Kemenag Sulteng,” jelasnya.

Terkait Islamic Relife Indonesia, Latifah menyampaikan bahwa saat ini proses izin perwakilan sedang berlangsung. Ia berharap izin tersebut dapat diterbitkan sebelum memasuki bulan Ramadan.

“Alhamdulillah, untuk Yayasan Islamic Relif Indonesia sementara kami proses izin perwakilannya. Insyaallah sebelum puasa izin tersebut sudah kami keluarkan,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, hingga saat ini terdapat tujuh lembaga zakat di Sulawesi Tengah yang telah mengantongi izin perwakilan dari Kemenag, di antaranya Inisiatif Zakat Indonesia, Yakesma, serta Baitul Mal Hidayatullah, dan beberapa lembaga lainnya.

Menurutnya, seluruh lembaga zakat yang telah memperoleh izin perwakilan tersebut mampu berkolaborasi dengan baik bersama Baznas provinsi dan kabupaten, serta mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah, baik bupati maupun wali kota di Sulawesi Tengah.

Kolaborasi ini dinilai penting untuk memastikan program sosial dan pemberdayaan masyarakat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Kami bersyukur karena lembaga-lembaga zakat yang telah memiliki izin dapat berkolaborasi dalam berbagai program bersama Baznas provinsi dan kabupaten, tentunya dengan dukungan pemerintah daerah,” tutupnya. ***