PENASULAWESI.COM, BUOL – Dalam rangka meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat, Gabungan Fraksi DPRD Sigi melaksanakan Studi Banding ke Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.
Kunjungan kerja yang berlangsung selama 6 hari, mulai 15 September 2025 hingga 20 September 2025, ini diikuti oleh sejumlah anggota DPRD Sigi, antara lain Jalil, SP (Fraksi PDI-P), Fadlin (Fraksi Gerindra), Candra (Fraksi Nasdem), dan Derry Nakula Dg. Pawara (Partai Perindo), didampingi 3 staf Sekretariat DPRD Sigi.
Ketua Tim, Jalil, SP, yang juga Wakil Ketua Komisi II DPRD Sigi, mengungkapkan bahwa tujuan Studi Banding ini adalah untuk mempelajari dan memahami keunggulan varietas tertentu guna memaksimalkan tugas dan fungsi DPRD Kabupaten Sigi.
“Tim kami terdiri dari 4 orang Anggota Komisi Gabungan DPRD Sigi plus 3 staf pendamping, semuanya bertekad untuk mendapatkan wawasan berharga dari Buol,” kata Jalil saat dihubungi, Selasa (16/9/2025).
Sorotan utama kunjungan ini adalah peninjauan langsung ke kebun kelapa Genja di Desa Baruga, Kecamatan Kramat, Kabupaten Buol.
Setelah sharing intensif dengan pihak DPRD Buol, rombongan DPRD Sigi melanjutkan perjalanan ke kantor Desa Baruga, dan beruntung menemukan aparatur desa yang merupakan anak pemilik kebun kelapa Genja. Tanpa ragu, tim DPRD Sigi langsung menuju lokasi kebun yang hijau dan asri itu.
Di kebun tersebut, mereka menyusuri pohon-pohon kelapa Genjah yang pendek namun berbuah lebat. “Usianya pak 3 sampai 4 tahun sudah berbuah setelah tanam,” jelas Salehuddin, anak pemilik kebun.
Sementara, Jalil, SP, mengungkapkan rasa puas dan antusias setelah peninjauan. “Kami merasa puas bisa melihat langsung kelapa Genja ini. Hasilnya akan kami sosialisasi kepada masyarakat Sigi,” ujarnya dengan senyum.
Dua varietas kelapa yang diamati adalah Genja dan Solo. Kelapa Solo bisa dipanen dalam 6 tahun sejak tanam. “Kami akan pantau perkembangannya ke depan,” tambah Jalil, Politisi PDP.
Jalil menekankan bahwa pohon kelapa Genjah relatif pendek, memudahkan panen, dan cocok ditanam di pekarangan rumah atau lahan terbatas. Studi Banding ini diharapkan membawa wawasan dan pengalaman berharga bagi DPRD Sigi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Sigi. (Ardi)








