Komisi I dan II DPRD Sigi Kunjungan Kerja ke Lindu, Bahas Pengendalian Eceng Gondok

PENASULAWESI.COM, SIGI – Komisi I dan II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sigi melakukan kunjungan kerja ke Desa Anca, Kecamatan Lindu, pada Senin (8/9/2025), dalam rangka membahas upaya pengendalian eceng gondok yang menjadi masalah serius di Danau Lindu.

Anggota DPRD yang terlibat dalam kunjungan kerja ini adalah Fadlin dari Fraksi Partai Gerindra, Candra dari Fraksi Partai Nasdem, dan Jalil, SP dari Fraksi PDI-P.

Dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi II, Jalil, SP, rombongan DPRD Sigi berdiskusi dengan berbagai stakeholder lokal, termasuk pemerintah kecamatan, Dinas Lingkungan Hidup, Pemerintah Desa, dan masyarakat sekitar danau.

Mereka membahas strategi pengendalian eceng gondok yang efektif dan berkelanjutan, juga pemanfaatan eceng gondok untuk kerajinan, serta upaya melibatkan masyarakat dalam pelestarian danau.

“Tujuan kami adalah mencari solusi bersama untuk mengatasi masalah eceng gondok demi menjaga kelestarian dan kemurnian air di Danau Lindu,” ujar Jalil.

Ia menekankan bahwa pengendalian eceng gondok penting dilakukan karena gulma air ini dapat menyebabkan berbagai masalah, antara lain menjadi tempat persembunyian fredator ikan dan mengganggu aktivitas perikanan di Danau Lindu, yang juga menjadi keluhan warga sekitar.

Terkait hal ini, Camat Lindu, Sebulon Satinadja, menyatakan akan menyusun rencana melakukan kerja bakti massal yang melibatkan masyarakat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dua kali dalam sebulan.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan kepala desa untuk membentuk satu kelompok di tiap desa di kecamatan Lindu, agar pekerjaan ini bisa dilakukan secara rutin, mengingat eceng gondok sudah berkembang luas di danau ini,” kata Camat.

Namun demikian, Sebulon juga berharap pemerintah daerah Kabupaten Sigi dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi perkembangan gulma air ini.

“Paling tidak ada alat yang diturunkan khusus untuk membersihkan danau dari tumbuhan air ini. Selain itu, kalau bisa juga kami usulkan ada pendanaan karena ini akan memotivasi masyarakat melakukan kerja rutin,” tambahnya. (Ardi)