

PENASULAWESI.COM, SIGI – Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, menegaskan peran strategis kepala sekolah sebagai ujung tombak peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Sigi.
Ia menekankan pentingnya profesionalisme dalam menjalankan amanah jabatan, upaya mencegah terjadinya anak putus sekolah, serta memastikan terpenuhinya Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan di setiap satuan pendidikan.
Penegasan tersebut disampaikan saat melantik 211 kepala sekolah jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sigi, Jumat (9/1/2026).
Pelantikan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Sigi ini menjadi pelantikan kepala sekolah pertama sejak Mohamad Rizal Intjenae bersama Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Negara, tahun 2025 lalu.
Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sigi, kepala sekolah yang dilantik terdiri 16 kepala sekolah TK, 166 kepala sekolah SD, dan 29 kepala sekolah SMP.
Dalam sambutannya, Bupati Rizal Intjenae menekankan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan daerah dan bangsa.
“Anak-anak adalah amanah besar yang berada di pundak orang tua, guru, serta seluruh pemangku kepentingan, sehingga membutuhkan perhatian, kepedulian, dan kerja kolaboratif dari semua pihak,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik atas dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan.
Menurutnya, pelantikan, pergeseran jabatan, dan penugasan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang wajar dalam rangka penyegaran serta peningkatan kualitas pelayanan pendidikan.
Kepada para kepala sekolah yang baru dilantik, Bupati menegaskan pentingnya tanggung jawab dan integritas dalam memimpin sekolah.
Sertifikasi, tunjangan, serta berbagai fasilitas yang diberikan negara harus diimbangi dengan etos kerja, komitmen, dan kesungguhan dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Tugas bapak dan ibu adalah memajukan pendidikan Kabupaten Sigi, sementara tugas saya bertanggung jawab memperjuangkan anggaran untuk perbaikan infrastruktur pendidikan. Mari kita berjuang bersama demi pendidikan Sigi yang lebih baik,” tegasnya.
Selain itu, setiap kepala sekolah diminta untuk memperhatikan kondisi sarana dan prasarana sekolah, termasuk kebersihan dan kelayakan fasilitas dasar.
Pemerintah Kabupaten Sigi juga menegaskan komitmennya dalam mendorong pemerataan akses pendidikan.
“Kami telah menyiapkan sejumlah program, di antaranya bantuan perlengkapan sekolah gratis bagi peserta didik jenjang PAUD, TK, hingga SD, sebagai upaya menghilangkan kesenjangan antara anak-anak dari keluarga mampu dan kurang mampu,” ujarnya.
Terkait kebijakan nasional, Bupati meminta seluruh jajaran pendidikan di Kabupaten Sigi untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis bagi siswa.
“Seluruh kepala sekolah wajib mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yakni Program Makan Bergizi Gratis bagi siswa sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mencegah stunting,” tegasnya.
Selain itu, Bupati juga menyampaikan rencana pembangunan sekolah rakyat di Kabupaten Sigi yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.
Program ini merupakan salah satu program unggulan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diharapkan mampu menjadi solusi dalam memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan sekaligus memperluas akses terhadap pendidikan yang berkualitas.
Sejalan dengan hal tersebut, Bupati Sigi menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses pendidikan bagi seluruh anak.
“Tidak boleh ada satu pun anak di Kabupaten Sigi yang putus sekolah karena alasan ekonomi. Pemerintah daerah berkomitmen menanggung kebutuhan dasar pendidikan serta membuka akses pendidikan lanjutan bagi siswa yang ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Bupati Rizal Intjenae mengajak seluruh kepala sekolah, guru, dan pemangku kepentingan untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan pendidikan secara bijak dan solutif, sekaligus menumbuhkan semangat kebangsaan, patriotisme, dan cinta tanah air melalui dunia pendidikan.
Pada kesempatan tersebut, para kepala sekolah yang baru dilantik juga menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen untuk menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, serta mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Sigi. (Redaksi)








