
penasulawesi.com, SIGI — Kondisi bangunan Poskesdes Desa Maku, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, memprihatinkan. Bangunan yang rusak akibat gempa bumi pada 2018 lalu itu hingga kini belum mendapat perbaikan, meski usulan rehabilitasi telah beberapa kali disampaikan melalui kegiatan reses anggota DPRD Sigi.
Mirawati, Kader Pembangunan Manusia (KPM) Poskesdes Maku, mengatakan bangunan tersebut saat ini membutuhkan rehabilitasi berat. Sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan cukup parah dan dikhawatirkan membahayakan pengguna.
“Plafonnya sudah rusak, bahkan ada yang jatuh. Atap juga bocor, sementara bagian kusen sudah rapuh dimakan rayap,” ujar Mirawati, menyampaikan kondisi bagunan kepada anggota DPRD Sigi Fadlin, saat reses di desa Maku, Selasa (18/8/2026).
Menurutnya, kondisi bangunan tersebut telah beberapa kali disampaikan dan diusulkan melalui reses anggota DPRD Sigi. Namun, hingga kini belum ada tindak lanjut untuk memperbaikinya.
“Sudah beberapa kali diusulkan lewat reses, tetapi sampai sekarang belum diperbaiki,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Maku, Rahima Djadau, menjelaskan bahwa salah satu kendala dalam penanganan bangunan tersebut adalah status aset. Menurutnya, bangunan Poskesdes trsebut masih tercatat sebagai aset Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi.

“Bangunan tersebut masih aset Pemda Sigi,” kata Rahima.
Berdasarkan pantauan media ini saat kegiatan reses, sejumlah bagian plafon bangunan terlihat jebol dan bocor. Kondisi itu membuat rangka atap kayu serta seng di balik plafon terlihat dari bawah, serta kuseng jendela bagian depan terlihat lapuk. (Ardi)








