PENASULAWESI.COM, SIGI – Jalan poros Palu-Bangga, tepatnya di Desa Poi dan Desa Rogo, Kecamatan Dolo Selatan, butuhkan perhatian serius pemerintah, khususnya pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Ruas jalan di kedua desa tersebut rusak akibat diterjang banjir bandang beberapa tahun lalu dan belum mendapat perbaikan hingga saat ini.
Camat Dolo Selatan, Yahya Landua, mengungkapkan bahwa kondisi jalan yang rusak parah tersebut sangat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama saat musim hujan. Lubang-lubang yang terbentuk di jalan tidak hanya memperlambat perjalanan, tetapi juga berpotensi menyebabkan kecelakaan.
“Masyarakat di kedua desa ini telah berupaya memperbaiki jalan secara swadaya melalui gotong royong. Namun, perbaikan tersebut hanya bersifat sementara karena jalan kembali rusak saat musim hujan tiba,” ungkap Camat Yahya.
Masyarakat setempat berharap pemerintah dapat memperhatikan kondisi jalan tersebut dan melakukan perbaikan yang lebih permanen. Salah satu solusi yang diusulkan adalah pengaspalan jalan untuk mencegah kerusakan saat musim hujan.
“Di Desa Poi, panjang jalan yang rusak sekitar 100 meter, dan di Desa Rogo juga demikian. Masyarakat berharap ada perbaikan dari pemerintah untuk pengaspalan,” kata Camat Yahya Landua.
Dengan perbaikan jalan tersebut, diharapkan aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar dan aman, serta meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Pemerintah diharapkan dapat segera menindaklanjuti permasalahan ini untuk kesejahteraan masyarakat. (Ardi)








