PENASULAWESI.COM, SIGI – Pemerintah Kabupaten Sigi mencatat capaian positif pada sejumlah indikator sosial sepanjang tahun 2025. Angka kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka di daerah tersebut mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, mengungkapkan bahwa angka kemiskinan turun dari 12,06 persen menjadi 10,47 persen. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka juga menurun hingga mencapai 2,30 persen.
“Penurunan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta memperluas kesempatan kerja,” ujarnya saat memaparkan capaian pembangunan daerah, belum lama ini.
Selain itu, Indeks Gini Ratio Kabupaten Sigi tercatat berada pada angka 0,252 yang menunjukkan tingkat ketimpangan pendapatan relatif rendah. Prevalensi stunting juga mengalami penurunan hingga 11,55 persen, menjadi indikator membaiknya kualitas hidup masyarakat.
Menurut Bupati, capaian tersebut tidak terlepas dari kebijakan pembangunan yang berorientasi pada penguatan sektor ekonomi kerakyatan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta intervensi program perlindungan sosial yang tepat sasaran.
Pemerintah Kabupaten Sigi berkomitmen untuk terus menjaga tren positif ini dengan memperkuat kolaborasi lintas sektor, meningkatkan investasi daerah, serta memastikan pembangunan berjalan merata hingga ke tingkat desa.
Dengan berbagai capaian tersebut, Kabupaten Sigi optimistis mampu mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional. ***








