Sekda Sigi: Guru Tua Tokoh Kharismatik Pembangun Pendidikan dan Toleransi di Indonesia Timur

penasulawesi.com ||SIGI,- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sigi, Drs. Nuim Hayat, memberikan apresiasi tinggi kepada Habib Idrus bin Salim Aljufri atau dikenal dengan sebutan Guru Tua, sebagai tokoh kharismatik yang berperan penting dalam membangun pondasi pendidikan Islam di Indonesia Timur.

Melalui Alkhairaat, Guru Tua tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga menyebarkan nilai-nilai toleransi, keilmuan, dan kebangsaan.

Kata Sekda, Guru Tua dikenal sebagai sosok yang berpengaruh dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan dan toleransi. Kontribusinya dalam bidang pendidikan dan sosial telah membawa dampak positif bagi masyarakat di Sulawesi Tengah dan sekitarnya.

“Guru Tua telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam membangun pendidikan, khususnya di Sulawesi Tengah dan sekitarnya. Beliau telah membuktikan bahwa dengan semangat dan kerja keras, kita dapat mencapai hal-hal yang luar biasa,” ujar Nuim Hayat.

“Guru Tua adalah pelopor dakwah Islam yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat, dari pedesaan hingga perkotaan. Nilai-nilai ajaran Islam yang beliau tanamkan sangat relevan hingga kini, terutama dalam membangun karakter generasi muda yang berakhlak, berilmu, dan cinta tanah air,” tambahnya.

Dalam peringatan Haul Guru Tua ke-57, di Kecamatan Dolo Selatan, Sigi, Sekda Nuim Hayat, menekankan pentingnya mengenang dan mengimplementasikan nilai-nilai yang telah ditanamkan oleh Guru Tua.

Sekda pun berharap agar generasi penerus dapat melanjutkan jejak langkah Guru Tua dalam membangun pendidikan dan toleransi di Indonesia Timur. (Ardi