Sigi Siap Sambut Paskah Nasional dengan Persiapan Matang

PENASULAWESI COM, SIGI – Pemerintah Kabupaten Sigi menyatakan kesiapan penuh dalam menyambut pelaksanaan Paskah Nasional yang akan digelar dalam waktu dekat.

Optimisme tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, dalam wawancara bersama Kompas TV di kediamannya, Desa Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Minggu (12/4/2026).

Turut hadir dalam dalam wawancara tersebut Kepala Dinas, Samsir, serta Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP), Nasirah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Rizal menegaskan bahwa berbagai persiapan terus dimatangkan oleh pemerintah daerah bersama panitia dan dukungan pemerintah provinsi Sulawesi Tengah.

Persiapan itu mencakup aspek keamanan, kesiapan lokasi kegiatan, hingga pelibatan masyarakat secara luas.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Pemerintah daerah bersama panitia dan dukungan pemerintah provinsi terus mematangkan persiapan, mulai dari aspek keamanan, lokasi kegiatan, hingga partisipasi masyarakat,” ujarnya.

Turut hadir dalam wawancara tersebut sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Samsir serta Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP), Nasirah.

Bupati Rizal juga mengungkapkan bahwa Ketua Panitia Paskah Nasional adalah Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi. Penunjukan tersebut dinilai semakin memperkuat kesiapan daerah dalam menyelenggarakan kegiatan berskala nasional.

Ia menambahkan, koordinasi lintas sektor terus diperkuat, termasuk dengan aparat keamanan dan pemerintah desa, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman.

Selain kesiapan teknis, tingginya antusiasme masyarakat juga menjadi perhatian. Warga Kabupaten Sigi dinilai aktif terlibat dalam berbagai aspek, mulai dari penyediaan akomodasi hingga dukungan sosial lainnya.

“Keterlibatan masyarakat sangat luar biasa. Ini menunjukkan nilai toleransi dan semangat kebersamaan yang kuat di Sigi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati Rizal menilai pelaksanaan Paskah Nasional tidak hanya menjadi ajang keagamaan, tetapi juga menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pemerintah daerah, kata dia, telah menyiapkan ruang bagi pelaku UMKM untuk berpartisipasi aktif, termasuk dalam mempromosikan produk unggulan seperti kopi khas Sigi.

“Event ini akan menggerakkan ekonomi masyarakat. UMKM kita libatkan secara aktif agar manfaatnya bisa dirasakan langsung,” pungkasnya. ***