Wakili Ketua DPRD, Irma Haflianty Yangka Hadiri Rakor Kebencanaan Sigi 2026

PENASULAWESI.COM, SIGI – Anggota DPRD Kabupaten Sigi, Irma Haflianty Yangka, mewakili Ketua DPRD Kabupaten Sigi menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kebencanaan Kabupaten Sigi Tahun 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung penguatan penyelenggaraan penanggulangan bencana yang terpadu dan terkoordinasi.

Kehadiran Irma Haflianty Yangka juga mewakili Komisi III DPRD Kabupaten Sigi, mengingat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) merupakan mitra kerja Komisi III.

Rakor tersebut berlangsung di Ruang Pertemuan Bupati Kabupaten Sigi, Kamis (22/1/2026), dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi, Drs. Nuim Hayat.

Kehadiran DPRD Kabupaten Sigi dalam rakor ini merupakan bentuk dukungan legislatif terhadap upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kesiapsiagaan serta penanggulangan bencana, mengingat Kabupaten Sigi merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Irma Haflianty Yangka menyampaikan bahwa DPRD Kabupaten Sigi mendukung penuh langkah-langkah Pemerintah Daerah dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana, baik pada aspek pencegahan, penanganan darurat, maupun rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Menurutnya, sinergi antara eksekutif, legislatif, serta seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar kebijakan kebencanaan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

“DPRD siap mendukung kebijakan dan program pemerintah daerah, khususnya dalam penguatan mitigasi bencana serta peningkatan kesiapsiagaan masyarakat di daerah rawan bencana,” ujarnya.

Rakor Kebencanaan Kabupaten Sigi ini membahas sejumlah agenda strategis, antara lain penguatan mitigasi bencana, peningkatan koordinasi lintas sektor dalam penanganan bencana, serta percepatan pemulihan wilayah terdampak pasca bencana.

Melalui rakor tersebut, diharapkan penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kabupaten Sigi ke depan dapat berjalan lebih terintegrasi, efektif, dan berkelanjutan. (Ardi)