Yayasan Mombine Pakaroso Siap Diresmikan, Perkuat Peran Sosial di Sigi

PENASULAWESI.COM, SIGI – Yayasan Mombine Pakaroso tengah mematangkan persiapan jelang peresmian yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Mei 2026.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat internal yang digelar di Resto La Toratima, Jalan Lando, Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Minggu (17/5/2026).

Ketua Yayasan Mombine Pakaroso, Hj. Nurbaya, SH, mengatakan yayasan tersebut dibentuk sebagai wadah pemberdayaan masyarakat yang fokus pada bidang sosial, ekonomi, kesehatan, pendidikan, budaya, dan keagamaan di Kabupaten Sigi.

Menurutnya, cikal bakal terbentuknya Yayasan Mombine Pakaroso berawal dari kebersamaan dalam tim pemenangan “Berani Pakaroso” pada kontestasi Pilkada dan Pilgub Sulawesi Tengah. Setelah pasangan yang didukung berhasil meraih kemenangan, para anggota kemudian berinisiatif membentuk organisasi resmi agar tetap solid dan dapat terus berkontribusi kepada masyarakat.

“Awalnya kami lahir dari tim pemenangan. Setelah kemenangan gubernur dan bupati yang kami dukung, kami ingin tetap eksis dalam wadah resmi untuk terus bergerak membantu masyarakat,” ujar Nurbaya.

Ia menjelaskan, Yayasan Mombine Pakaroso dibentuk khusus untuk Kabupaten Sigi dengan jaringan kepengurusan yang tersebar di 16 kecamatan.

“Semua kecamatan sudah terbentuk, mulai dari Nokilalaki, Palolo, Tanambulava, Gumbasa, Sigi Biromaru, hingga wilayah Kulawi Raya dan Pipikoro,” jelasnya.

Nurbaya menegaskan, yayasan tersebut tidak mengambil alih peran pemerintah, melainkan menjadi mitra dalam upaya memperkuat pelayanan sosial kepada masyarakat.

“Pemerintah tentu memiliki kewenangan, tetapi kami hadir untuk mendukung. Apa yang bisa kami bantu di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan keagamaan akan kami lakukan,” katanya.

Sebelum memiliki legalitas resmi, Mombine Pakaroso telah aktif menjalankan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan melalui sejumlah organisasi perempuan, majelis taklim, serta komunitas masyarakat.

Di antaranya kegiatan rutin kunjungan ke Pondok Pesantren Tahfiz Quran di Desa Rogo, Kecamatan Kulawi Selatan, pertemuan bulanan anggota, serta silaturahmi ke panti asuhan dan panti sosial.

Dengan adanya peresmian yayasan nantinya, Hj. Nurbaya berharap seluruh program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.

“Setelah yayasan ini resmi, kami bisa bergerak lebih fokus karena sudah memiliki dasar hukum. Harapannya kami tetap solid dan terus berjalan bersama pemerintah membantu masyarakat,” pungkasnya. ***