Bupati Sigi Tekankan Pencegahan Stunting Dimulai Sejak Kehamilan

PENAAULAWESI.COM, SIGI — Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae menegaskan bahwa upaya pencegahan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan. Hal itu disampaikan Rizal saat membuka secara resmi kegiatan Gerakan Bumil Sehat Kabupaten Sigi Tahun 2026 yang dilaksanakan di RTH Asmaul Husna, Desa Binangga, Kecamatan Marawola, Senin, 5 Oktober 2026.

Rizal mengatakan, kesehatan ibu selama masa kehamilan memiliki peran penting terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak sejak dalam kandungan. Karena itu, pemenuhan gizi dan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil harus menjadi perhatian bersama.

“Pesan cegah stunting sejak dalam kandungan harus menjadi gerakan bersama di Kabupaten Sigi,” kata Rizal.

Menurutnya, Gerakan Bumil Sehat menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak sekaligus mendukung percepatan penurunan angka kematian ibu dan stunting.

Ia mendorong setiap ibu hamil mendapatkan pelayanan kehamilan yang berkualitas, termasuk melakukan pemeriksaan kehamilan minimal enam kali, dengan dua kali pemeriksaan di antaranya melalui USG oleh dokter.

Selain pemeriksaan rutin, ibu hamil juga diharapkan mengikuti kelas ibu hamil, mengonsumsi tablet tambah darah secara rutin, memenuhi kebutuhan gizi selama kehamilan, serta memantau pertambahan berat badan.

Rizal menilai pemeriksaan kehamilan secara rutin sangat penting untuk mendeteksi sedini mungkin berbagai risiko dan komplikasi kehamilan.

“Kita tidak boleh menunggu seorang ibu mengalami kondisi yang berat baru kemudian mendapatkan pertolongan. Kita harus melakukan pencegahan sejak awal, melakukan deteksi dini, memberikan edukasi dan pendampingan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para ibu hamil agar tidak menunda pemeriksaan ketika mengalami keluhan dan memastikan proses persalinan dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan.

Rizal mengajak para suami dan keluarga turut memberikan dukungan penuh kepada ibu hamil, termasuk memastikan kebutuhan makanan bergizi, konsumsi tablet tambah darah, pemeriksaan kehamilan sesuai jadwal, serta pendampingan hingga proses persalinan.

“Investasi terbaik untuk masa depan Kabupaten Sigi dimulai dari memastikan setiap ibu mendapatkan kehamilan yang sehat dan setiap anak mendapatkan awal kehidupan yang terbaik,” katanya. (Ardi)