DPRD Sigi Apresiasi Sukses Festival Danau Lindu 2026, Soroti Pentingnya Peningkatan Aksesibilitas

penasulawesi.com, SIGI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sigi mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan Festival Danau Lindu (FDL) 2026 yang berlangsung meriah dan mampu menarik ribuan pengunjung. Keberhasilan festival tersebut dinilai menjadi bukti besarnya potensi pariwisata Kabupaten Sigi yang perlu terus dikembangkan melalui kolaborasi seluruh pihak.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sigi, Ikra Ibrahim, menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya Festival Danau Lindu 2026. Menurutnya, festival tersebut bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan potensi wisata sejarah, budaya, dan alam yang dimiliki Kabupaten Sigi kepada masyarakat luas.

“Selamat dan sukses atas kemeriahan Festival Danau Lindu 2026. Kami berharap festival ini terus menjadi ajang promosi yang mampu menarik wisatawan lokal, nasional, hingga mancanegara,” ujar Ikra, Minggu (26/7/2026).

Ia mengatakan, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Sigi memiliki komitmen yang sama untuk menjadikan festival-festival daerah sebagai instrumen pengembangan sektor pariwisata sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan promosi destinasi wisata harus diimbangi dengan penyediaan infrastruktur yang memadai. Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama adalah aksesibilitas menuju kawasan Danau Lindu.

“Pariwisata yang maju ditentukan oleh aksesibilitas yang baik. Kemudahan, kenyamanan, dan waktu tempuh menuju destinasi wisata menjadi faktor penting. Tanpa dukungan akses yang baik, potensi keindahan alam maupun budaya akan sulit mendatangkan lebih banyak pengunjung,” katanya.

Ikra menilai Danau Lindu merupakan salah satu aset wisata unggulan Kabupaten Sigi yang memiliki daya tarik alam dan budaya yang sangat besar. Potensi tersebut perlu didukung dengan peningkatan kualitas infrastruktur agar mampu memberikan pengalaman yang nyaman bagi wisatawan.

Ia mengungkapkan, target kunjungan wisatawan pada Festival Danau Lindu 2026 telah tercapai. Namun, kondisi akses jalan menuju lokasi festival masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditangani.

Menurutnya, ruas jalan yang masih sempit dan didominasi jalur satu arah menyebabkan kemacetan panjang setiap kali festival berlangsung. Kondisi tersebut dinilai mengurangi kenyamanan pengunjung dan perlu menjadi perhatian pemerintah pada penyelenggaraan festival berikutnya.

Selain pembenahan akses jalan, DPRD Sigi juga mendorong peningkatan sarana dan prasarana penunjang pariwisata, seperti penambahan fasilitas penginapan, penyediaan air bersih, serta pembangunan venue utama yang lebih luas untuk mengakomodasi terus meningkatnya jumlah pengunjung setiap tahun.

“Jika aksesibilitas dan fasilitas pendukung terus ditingkatkan, kami optimistis Festival Danau Lindu akan semakin berkembang, memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, serta memperkuat posisi Kabupaten Sigi sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Sulawesi Tengah,” tutup Ikra. (Ardi)