PENASULAWESI.COM, SIGI – Mantan Bupati Sigi dua periode, Mohamad Irwan Lapatta, menghadiri kegiatan lomba permainan tradisional dalam rangka menyambut Hari Ibu yang digelar Tim Penggerak PKK Desa Kota Rindau, Kecamatan Dolo, Rabu (17/12/2025).
Kehadiran Irwan Lapatta dalam kegiatan tersebut bukan dalam kapasitas jabatan, melainkan sebagai bagian dari komitmen pribadi untuk terus menjaga hubungan silaturahmi dengan masyarakat yang selama ini telah terbangun.
Dalam sambutannya, Irwan menegaskan bahwa silaturahmi adalah nilai yang tidak pernah berhenti, selama manusia masih diberi kehidupan.
“Jangan berpikir kenapa saya mesti hadir. Saya datang dengan niat yang tulus untuk terus membangun silaturahmi. Bagi saya, silaturahmi itu akan berhenti ketika napas berhenti. Selama kita masih bernapas, silaturahmi harus terus ada dan dirawat,” ungkap Irwan.
Ia mengaku sangat bahagia dapat kembali berada di tengah-tengah masyarakat, terlebih dalam suasana peringatan Hari Ibu yang sarat makna.
“Tanpa ibu, saya tidak mungkin bisa berdiri di sini. Tanpa asuhan dan perawatannya, kita tidak akan menjadi seperti sekarang. Ibu adalah sumber kekuatan kita di mana pun berada,” katanya.
Irwan juga mengapresiasi inisiatif PKK Desa Kota Rindau yang telah menggelar kegiatan tersebut. Menurutnya, lomba-lomba tradisional yang melibatkan ibu-ibu dan anak-anak bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ruang mempererat kebersamaan dan komunikasi sosial.
“Kegiatan ini sangat baik. Ini bukan hanya lomba, tapi juga ruang silaturahmi, ruang kebersamaan, bahkan antarwarga desa dan desa tetangga. Hal-hal seperti inilah yang harus terus dijaga,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan ditingkatkan di masa mendatang, karena memiliki dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat.
“Insya Allah ke depan kegiatan seperti ini bisa dibuat lebih besar lagi. Yang penting semangat kebersamaan dan kekeluargaan ini jangan sampai hilang,” tuturnya.
Meski hadiah lomba yang disiapkan panitia tergolong sederhana, Irwan menilai esensi kegiatan justru terletak pada kebersamaan yang terbangun.
“Hadiah boleh sederhana, tapi kebahagiaan dan silaturahmi yang tercipta nilainya jauh lebih besar. Bahkan kalau ada anak-anak yang ikut lomba, Insya Allah saya akan tambahkan hadiahnya,” ucapnya.
Menutup sambutannya, Irwan Lapatta menyampaikan terima kasih kepada seluruh ibu-ibu PKK dan panitia yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
“Walaupun sekarang saya sudah menjadi masyarakat biasa, ruang-ruang silaturahmi seperti ini harus terus kita jaga. Karena Kecamatan Dolo ini, bagi saya, adalah bagian dari keluarga,” pungkasnya.
Kegiatan lomba dalam rangka memperingati Hari Ibu tersebut berlangsung meriah dan diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang memperkuat nilai kekeluargaan serta kebersamaan masyarakat Desa Kota Rindau dan sekitarnya. (*)














