penasulawesi.com, SIGI – Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Sigi, Ilyas Nawawi, menyerahkan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) aspirasi Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sulawesi Tengah, Nilam Sari Lawira, kepada 157 siswa SMP Negeri 1 Sigi, Desa Mpanau, Kecamatan Sigi Biromaru, Rabu (10/6/2026).
Penyerahan bantuan yang diterima para orang tua siswa tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Dalam sambutannya, Ilyas Nawawi menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus dijamin pemenuhannya. Menurutnya, Program Indonesia Pintar menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran negara dalam memastikan seluruh anak mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan yang layak.
“Pendidikan bukan lagi sekadar kewajiban pemerintah, tetapi telah menjadi hak masyarakat yang dijamin oleh undang-undang. Karena itu, semua anak harus mendapatkan akses pendidikan yang layak,” ujar Ilyas.
Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Sigi itu juga mengapresiasi perjuangan Anggota Komisi X DPR RI, Nilam Sari Lawira, yang selama ini konsisten memperjuangkan berbagai program pendidikan untuk masyarakat Sulawesi Tengah, termasuk bantuan PIP bagi siswa di Kabupaten Sigi.
Menurut Ilyas, bantuan tersebut merupakan hasil perjuangan dan pengawalan anggaran pendidikan di tingkat pusat sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kalau tidak ada yang memperjuangkan di sana, program ini tidak akan datang dengan sendirinya. Karena itu kita patut berterima kasih kepada Ibu Nilam Sari Lawira yang terus memperjuangkan kebutuhan pendidikan masyarakat Sulawesi Tengah,” katanya.
Ia menjelaskan, bantuan PIP tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pendidikan siswa, tetapi juga meringankan beban ekonomi keluarga. Karena itu, para penerima diharapkan memanfaatkan dana bantuan sesuai peruntukannya.
“Gunakan bantuan ini untuk kebutuhan sekolah anak-anak. Tanyakan apa yang mereka perlukan untuk menunjang proses belajar mereka. Jangan sampai hak pendidikan anak terabaikan,” ujarnya.
Selain itu, Ilyas menekankan pentingnya transparansi dalam penyaluran bantuan pendidikan agar masyarakat mengetahui mekanisme serta tujuan pemanfaatan bantuan tersebut.
“Penyaluran bantuan harus dilakukan secara transparan. Dengan begitu tidak ada kesalahpahaman di masyarakat dan semua pihak mengetahui bagaimana mekanisme serta pemanfaatannya,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ilyas mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari sekolah, komite sekolah, pemerintah hingga orang tua siswa untuk terus bersinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Ia berharap bantuan Program Indonesia Pintar dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus belajar dan meraih prestasi yang lebih baik di masa depan.
“Semoga bantuan ini membawa manfaat bagi anak-anak kita dan menjadi investasi untuk masa depan mereka. Pendidikan yang baik akan melahirkan generasi yang mampu membangun daerah dan bangsa,” pungkasnya.
Tahun 2026, SMP Negeri 1 Sigi tercatat sebagai sekolah dengan jumlah penerima manfaat Program Indonesia Pintar terbanyak di Kabupaten Sigi. Sebanyak 157 siswa menerima bantuan masing-masing sebesar Rp750 ribu dengan total nilai bantuan mencapai Rp117.750.000.
Sementara itu, Ketua Komite SMP Negeri 1 Sigi, Ridwan Abdullah, menyampaikan apresiasi kepada Nilam Sari Lawira atas komitmennya memperjuangkan bantuan pendidikan bagi masyarakat Sulawesi Tengah.
Menurutnya, manfaat Program Indonesia Pintar selama ini sangat dirasakan oleh siswa dan orang tua karena membantu memenuhi berbagai kebutuhan pendidikan.
“Bantuan biaya pendidikan melalui Program Indonesia Pintar selama ini banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat berkat perjuangan Ibu Nilam Sari Lawira. Sebagai anggota Komisi X DPR RI, beliau memiliki perhatian besar terhadap sektor pendidikan dan kemajuan generasi muda,” ujar Ridwan. ***









