
penasulawesi.com, SIGI – Ketua DPRD Sigi, Minhar Tjeho, berharap koordinasi antarinstansi dalam penanganan dampak gempa bumi tetap berjalan meski masa tanggap darurat telah berakhir.
Hal itu disampaikannya dalam Rapat Komando Penanganan Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Kabupaten Sigi Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati Sigi, Rabu (1/7/2026).
Rapat dipimipin Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, dihadiri langsung Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, serta Forkopimda, instansi vertikal, kepala balai, camat, kepala desa terdampak, serta berbagai pemangku kepentingan.
Menurut Minhar, berakhirnya masa tanggap darurat bukan berarti ancaman gempa telah sepenuhnya hilang. Aktivitas gempa susulan masih berpotensi terjadi sehingga koordinasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan tim penanganan bencana harus tetap dipertahankan.
“Kami dari DPRD Sigi mengharapkan walaupun masa tanggap darurat sudah selesai, koordinasi kita tetap ada. Karena walaupun tanggap darurat selesai, guncangan masih bisa terjadi. Bukan berarti setelah tanggap darurat selesai, gempa sudah tidak ada lagi,” ujarnya.
Ia mengatakan, berdasarkan teori kebencanaan, intensitas gempa susulan umumnya akan semakin menurun. Namun, dalam kondisi tertentu, gempa yang lebih besar masih dapat terjadi setelah beberapa kali guncangan kecil.
“Kadang-kadang setelah gempa kecil, bisa muncul lagi gempa yang lebih besar. Ini yang perlu kita pikirkan bersama,” katanya.
Minhar juga mengingatkan bahwa sebagian masyarakat belum sepenuhnya memahami mekanisme dan batas waktu masa tanggap darurat bencana. Menurutnya, setiap kali terjadi gempa susulan, warga akan tetap menghubungi pemerintah daerah untuk meminta informasi dan memastikan kondisi yang terjadi, sehingga koordinasi antarinstansi tetap diperlukan dalam memberikan respons dan pelayanan kepada masyarakat.
“Masyarakat tidak tahu soal masa tanggap darurat. Yang mereka tahu, kalau terasa goyang, mereka akan tetap menelepon kami,” ungkapnya.
Karena itu, Ketua DPRD Sigi berharap koordinasi lintas sektor terus diperkuat. Ia juga meminta dukungan personel dari Polres Sigi dan seluruh tim yang selama ini terlibat dalam penanganan bencana agar tetap bersinergi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama masa pemulihan pascagempa. (Ardi)









