PENASULAWESI.COM, SIGI –Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sulawesi Tengah melakukan audiensi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sigi, Kamis (7/5/2026), di Kantor Diskominfo Sigi, Bora.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam pengawasan dan pembinaan lembaga penyiaran di daerah, sekaligus meningkatkan kualitas informasi publik yang edukatif dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Audiensi dipimpin Wakil Ketua KPID Sulawesi Tengah, Muhammad Ramadhan Tahir, didampingi Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran, Mita Meinansi, serta Koordinator Bidang Pengembangan Kebijakan dan Sistem Penyiaran (PKSP), Muhammad Faras Muhadzdzib.
Kedatangan jajaran KPID Sulteng diterima langsung Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sigi, Samsir, yang didampingi Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) dan Persandian Statistik, Nasira.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah agenda strategis terkait implementasi tugas, fungsi, dan kewenangan KPID sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran.
Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPID Sulteng, Mita Meinansi, menjelaskan bahwa salah satu poin penting dalam audiensi tersebut ialah ajakan kepada Diskominfo Sigi untuk menjadi mitra strategis KPID dalam pengawasan dan pembinaan lembaga penyiaran di Kabupaten Sigi.
“Dalam pertemuan ini, KPID Sulteng mengajak Diskominfo Sigi untuk berkolaborasi menjalankan program-program kerja, khususnya dalam pengawasan dan pembinaan lembaga penyiaran di daerah,” ujar Mita.
Selain membahas pengawasan isi siaran, KPID Sulteng juga memaparkan metode sistem peringatan dini bencana atau early warning system berbasis teknologi digital melalui siaran televisi.
Menurut KPID Sulteng, sistem tersebut dinilai penting sebagai langkah percepatan penyebaran informasi kebencanaan kepada masyarakat secara luas dan cepat, terutama di wilayah rawan bencana seperti Sulawesi Tengah.
Pemanfaatan media penyiaran sebagai sarana penyampaian informasi darurat juga dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung mitigasi bencana dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Sigi, Samsir, menyambut baik audiensi tersebut dan menyatakan kesiapan Diskominfo Sigi untuk terus memperkuat koordinasi bersama KPID Sulteng.
Ia menegaskan, Diskominfo Sigi mendukung upaya menghadirkan penyiaran yang sehat, edukatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kominfo akan menindaklanjuti hasil dalam pertemuan kali ini. Kami akan membahas secara teknis antara Kominfo Sigi dan KPID Sulteng dengan melibatkan instansi terkait lainnya,” ungkap Samsir. (Ardi)








