Momentum HUT Sigi, Bupati Rizal Intjenae Luncurkan Inovasi Proyek Perubahan PKN II Lan Makassar 

penasulawesi.com, SIGI – Pemerintah Kabupaten Sigi meluncurkan tiga inovasi strategis hasil Proyek Perubahan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026 Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar.

Peluncuran tersebut dilakukam oleh Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, di momen peringatan Hari Ulang Tahun Sigi ke 18 Kabupaten Sigi, Rabu (25/6/2026).

Tiga inovasi yang diluncurkan yakni SIGI Momentum dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sigi, Sipeta Merah Putih dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi, serta Lapak NIB dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sigi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sigi, Samsir, S.Kom., M.Si., menjelaskan bahwa peluncuran ketiga inovasi tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pendekatan yang lebih inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Ketiga proyek perubahan ini lahir dari semangat untuk menghadirkan pelayanan yang lebih efektif, mudah diakses, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Momentum HUT Kabupaten Sigi menjadi waktu yang tepat untuk memperkenalkan inovasi-inovasi ini sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan daerah,” ujar Samsir.

Menurutnya, inovasi SIGI Momentum yang digagasnya berfokus pada percepatan transformasi digital pemerintahan melalui penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Program ini bertujuan mengintegrasikan layanan digital antar perangkat daerah sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih cepat, efisien, transparan, dan berbasis data.

“Melalui SIGI Momentum, kami ingin memastikan bahwa transformasi digital tidak hanya menjadi konsep, tetapi benar-benar diwujudkan dalam pelayanan yang terintegrasi dan memudahkan masyarakat. Penguatan SPBE menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern dan akuntabel,” kata Samsir.

Sementara itu, inovasi Sipeta Merah Putih yang diinisiasi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi, dr. Trieko Stefanus Larope, hadir sebagai program pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang menyasar para petani. Program ini dirancang untuk meningkatkan derajat kesehatan petani melalui pendekatan promotif, preventif, dan kuratif yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Adapun inovasi Lapak NIB yang digagas Kepala DPMPTSP Kabupaten Sigi, Miar Permana Arifianto, bertujuan mempermudah masyarakat dalam memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB). Melalui layanan pendampingan dan fasilitasi yang cepat, mudah, dan tanpa biaya, Lapak NIB diharapkan dapat meningkatkan kemudahan berusaha sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

 

Samsir menambahkan, ketiga inovasi tersebut menjadi bukti bahwa aparatur pemerintah terus berupaya menghadirkan perubahan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Harapan kami, inovasi-inovasi ini tidak hanya menjadi proyek perubahan dalam pelatihan kepemimpinan, tetapi dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Sigi. Dengan kolaborasi seluruh perangkat daerah, kita optimistis mampu mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas,” tutupnya. (Ardi)

Momentum HUT Sigi, Bupati Rizal Luncurkan Tiga Inovasi Proyek Perubahan PKN II LAN Makassar

SIGI – Bupati Sigi meluncurkan tiga inovasi strategis hasil Proyek Perubahan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026 dari Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar. Peluncuran tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sigi.

Tiga inovasi yang diluncurkan yakni SIGI Momentum dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sigi, Sipeta Merah Putih dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi, serta Lapak NIB dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sigi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sigi, Samsir, S.Kom., M.Si., menjelaskan bahwa peluncuran ketiga inovasi tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pendekatan yang lebih inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Ketiga proyek perubahan ini lahir dari semangat untuk menghadirkan pelayanan yang lebih efektif, mudah diakses, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Momentum HUT Kabupaten Sigi menjadi waktu yang tepat untuk memperkenalkan inovasi ini sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan daerah,” ujar Samsir.

Menurutnya, inovasi SIGI Momentum yang ia gagas berfokus pada percepatan transformasi digital pemerintahan melalui penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Program ini bertujuan mengintegrasikan layanan digital antarperangkat daerah agar pelayanan publik berjalan lebih cepat, efisien, transparan, dan berbasis data.

“Melalui SIGI Momentum, kami ingin memastikan transformasi digital tidak hanya menjadi konsep, tetapi benar-benar diwujudkan dalam layanan yang terintegrasi dan memudahkan masyarakat. Penguatan SPBE menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern dan akuntabel,” kata Samsir.

Sementara itu, inovasi Sipeta Merah Putih yang diinisiasi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi, dr. Trieko Stefanus Larope, merupakan program pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang menyasar para petani. Program ini dirancang untuk meningkatkan derajat kesehatan petani melalui pendekatan promotif, preventif, dan kuratif yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Adapun inovasi Lapak NIB yang digagas Kepala DPMPTSP Kabupaten Sigi, Miar Permana Arifianto, bertujuan mempermudah masyarakat dalam memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB). Melalui layanan pendampingan yang cepat, mudah, dan tanpa biaya, Lapak NIB diharapkan dapat meningkatkan kemudahan berusaha sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Samsir menambahkan, ketiga inovasi tersebut menjadi bukti bahwa aparatur pemerintah terus berupaya menghadirkan perubahan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Harapan kami, inovasi ini tidak hanya menjadi proyek perubahan dalam pelatihan kepemimpinan, tetapi dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Sigi. Dengan kolaborasi seluruh perangkat daerah, kita optimistis mampu mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas,” tutupnya. (Ardi)