Pantang Menyerah, Tim Gabungan Berhasil Jinakkan Api di Lereng Gunung Sidoe Dolo Selatan

 

PENASULAWESI.COM, SIGI – Semangat pantang menyerah ditunjukkan tim gabungan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng Gunung Sidoe, Desa Jono, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi. Berkat sinergi Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni Kementerian Kehutanan, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan masyarakat, api berhasil dipadamkan pada Senin (12/10/2026).

Upaya pemadaman dimulai sekitar pukul 10.12 WITA. Tim gabungan harus menghadapi medan lereng gunung yang terjal dan sulit dijangkau, serta keterbatasan persediaan air yang menjadi tantangan selama proses pemadaman berlangsung.

Meski dihadapkan pada berbagai kendala, seluruh personel tetap bekerja sama dan berupaya maksimal untuk mengendalikan api agar tidak terus meluas. Berkat kerja keras dan koordinasi yang solid, seluruh titik api berhasil dipadamkan pada pukul 14.25 WITA.

Setelah pemadaman, tim melakukan pemantauan di lokasi kebakaran dan kawasan perbukitan di sekitarnya. Dari hasil pemantauan tersebut, tidak terlihat lagi asap yang muncul dari titik kebakaran. Kendati demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan melalui pemantauan lanjutan guna mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.

Kabag Ops Polres Sigi, AKP Musa, S.Sos., M.M., mewakili Kapolres Sigi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam upaya penanganan karhutla tersebut.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pemadaman tidak terlepas dari sinergi, kerja keras, dan semangat gotong royong seluruh personel serta dukungan masyarakat di lapangan.

“Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi, kerja keras, dan semangat gotong royong seluruh unsur di lapangan. Meskipun menghadapi medan yang sulit dan keterbatasan air, semua pihak tetap berupaya bersama hingga titik api berhasil dipadamkan. Ini membuktikan bahwa kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam menghadapi bencana,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa upaya penanganan karhutla tidak berhenti setelah api berhasil dipadamkan. Pencegahan dan kepedulian masyarakat menjadi faktor penting untuk menjaga kawasan hutan agar terhindar dari kebakaran serupa.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Mari bersama-sama menjaga hutan dan lingkungan, karena kepedulian kita hari ini merupakan investasi bagi keselamatan masyarakat dan kelestarian alam di masa depan,” tambahnya. ***