Yahya Landua: Pelaksanaan MTQ Sulteng di 11 Venue Berjalan Sesuai Jadwal

penasulawesi.com, SIGI – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Kabupaten Sigi terus berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan panitia. Hingga memasuki hari keempat pelaksanaan, seluruh venue perlombaan yang tersebar di Kecamatan Dolo dan Sigi Biromaru berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

Ketua Subbidang MTQ, Yahya Landua, mengatakan bahwa berbagai pembenahan yang dilakukan panitia sejak hari pertama pelaksanaan memberikan dampak positif terhadap kelancaran kegiatan di seluruh lokasi lomba.

Menurutnya, pada awal pelaksanaan sempat ditemukan beberapa kendala teknis, terutama terkait distribusi konsumsi dan kesiapan fasilitas di sejumlah venue. Namun, seluruh persoalan tersebut segera ditangani sehingga kembali berjalan normal.

“Alhamdulillah, kegiatan di 11 venue hingga hari ke 4 berjalan sesuai jadwal. Berbagai kekurangan yang sempat ditemukan pada hari pertama sudah kami benahi sehingga pelaksanaan kegiatan menjadi lebih tertib dan terkoordinasi,” ujar Yahya, Jumat (12/6/2026).

Ia menjelaskan, MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah dilaksanakan di 11 venue yang tersebar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Dolo dan Kecamatan Sigi Biromaru. Setiap venue digunakan untuk berbagai cabang lomba yang diikuti kafilah dari seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Tengah.

Selain memastikan kelancaran pelaksanaan, panitia juga menerapkan sistem penilaian yang lebih terbuka. Nilai peserta ditampilkan secara langsung melalui layar monitor di setiap venue setelah peserta menyelesaikan penampilannya.

Menurut Yahya, sistem tersebut memberikan kemudahan bagi peserta, official, maupun masyarakat untuk mengetahui hasil penilaian secara cepat dan transparan.

“Peserta bisa langsung melihat nilai yang diperoleh setelah tampil. Ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan transparansi dalam pelaksanaan MTQ,” katanya.

Memasuki babak final, Yahya optimistis seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung sesuai rencana hingga penutupan. Meski demikian, panitia tetap melakukan pemantauan dan evaluasi guna memastikan setiap kebutuhan peserta dan dewan hakim dapat terpenuhi dengan baik.

“Kami terus melakukan evaluasi selama kegiatan berlangsung agar pelaksanaan MTQ tahun ini berjalan sukses dan menjadi bahan perbaikan untuk penyelenggaraan berikutnya,” pungkasnya. (Ardi)