Anggota DPRD Ardiansyah Apresiasi Kejari Sigi atas Pengungkapan Kasus Korupsi di Dinas Peternakan

penasulawesi.com, SIGI — Anggota DPRD Kabupaten Sigi, Ardiansyah, menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Sigi atas keberhasilannya mengungkap kasus dugaan korupsi di lingkungan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sigi.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menilai langkah tegas Kejari Sigi menjadi peringatan keras bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), dinas, maupun badan di Kabupaten Sigi agar tidak menyalahgunakan pengelolaan keuangan negara.

“Saya selaku Anggota DPRD Sigi sangat mengapresiasi Kajari Sigi, Irwan Ganda Saputra, Kasi Pidsus M. Apryadi, beserta jajaran atas pengungkapan kasus korupsi di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sigi,” ujarnya, Jumat (22/5/26).

Ia menegaskan bahwa setiap instansi pemerintah dituntut untuk meningkatkan penyerapan anggaran, namun tetap harus mengedepankan tanggung jawab serta memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Peningkatan realisasi anggaran harus dibarengi dengan tanggung jawab dan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Jangan sampai anggaran negara justru disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu,” katanya.

Ardiansyah, yang juga Ketua DPD PAN Kabupaten Sigi, turut menyoroti sejumlah penanganan perkara sebelumnya oleh Kejari Sigi, termasuk dugaan pekerjaan fiktif di Desa Tanah Harapan dan Desa Rarampadende yang telah diproses secara hukum.

Ia menyebut, bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sigi hingga saat ini telah berhasil memulihkan keuangan negara dan menyetorkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) hampir mencapai Rp2 miliar.

“Sepanjang yang kami ketahui, pemulihan keuangan negara dari proses hukum yang ditangani hingga saat ini oleh Pidsus telah menyelamatkan keuangan negara dan menyetorkan PNBP hampir Rp2 miliar,” ungkapnya.

Selain itu, Kejari Sigi juga dinilai berhasil mengungkap kasus peredaran rokok ilegal sebanyak 3,2 juta batang dengan potensi kerugian negara mencapai miliaran rupiah.

“Untuk itu, kami sangat mengapresiasi kerja nyata Kajari Sigi dan jajarannya atas capaian dalam pengungkapan berbagai kasus penyalahgunaan keuangan negara di wilayah hukum Kabupaten Sigi,” tambahnya.

Ardiansyah berharap penegakan hukum oleh Kejari Sigi dapat terus ditingkatkan, baik dalam aspek pengawasan, pencegahan, maupun penindakan terhadap potensi penyalahgunaan keuangan negara.

“Demi terciptanya pemerintahan yang baik dan bersih dari praktik korupsi, kami mendorong Kejari Sigi untuk terus memperkuat pengawasan, pencegahan secara profesional terhadap potensi penyalahgunaan keuangan negara di Kabupaten Sigi,” tutupnya. (***)