Arham Bustaman Tegaskan Pentingnya Pengawasan Ketat Program MBG

PENASULAWESI.COM, SIGI – Wakil Ketua Komisi I DPRD Pasangkayu, Arham Bustaman, menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan Program MBG agar berjalan sesuai ketentuan dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya usai kunjungan kerja Komisi I DPRD Pasangkayu ke DPRD Kabupaten Sigi, Kamis (12/2/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari studi tiru terkait mekanisme pengawasan program MBG.

Arham menjelaskan, kunjungan ke DPRD Sigi bukanlah yang pertama kali dilakukan. Selain faktor kedekatan geografis, DPRD Sigi dinilai memiliki pengalaman dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG yang dapat dijadikan referensi.

“DPRD Sigi memiliki pengalaman dalam melakukan pengawasan pelaksanaan MBG. Ini menjadi penting bagi kami sebagai bahan pembelajaran,” ujar Arham.

Mantan wartawan senior itu menuturkan, meskipun MBG merupakan program nasional, pelaksanaannya di daerah tetap memiliki berbagai aspek teknis yang perlu dipahami secara mendalam oleh DPRD sebagai representasi masyarakat.

Menurutnya, fungsi pengawasan DPRD sangat strategis untuk memastikan program berjalan sesuai aturan serta tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Kunjungan ini merupakan bentuk inisiatif dan langkah preventif dari teman-teman DPRD Pasangkayu. Kami tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap penerima manfaat, sementara DPRD tidak melakukan langkah antisipasi. Karena itu, kami melakukan pencegahan sebelum terlambat,” tegasnya.

Politisi asal Partai NasDem ini juga mengungkapkan bahwa di sejumlah daerah telah muncul berbagai persoalan dalam pelaksanaan program MBG. DPRD Pasangkayu berharap kejadian serupa tidak terjadi di wilayahnya.

Melalui kunjungan tersebut, pihaknya berharap dapat memperoleh informasi komprehensif terkait mekanisme pengawasan, kendala di lapangan, hingga solusi yang telah diterapkan DPRD Sigi maupun DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.

“Informasi sekecil apa pun yang kami peroleh dari DPRD Sigi tentu sangat bermakna bagi kami untuk menjadi bahan evaluasi dan implementasi di Kabupaten Pasangkayu,” tambahnya.

Ia berharap, melalui kegiatan studi tiru ini, Komisi I DPRD Kabupaten Pasangkayu semakin memperkuat peran pengawasan terhadap pelaksanaan Program MBG, sehingga program tersebut benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan. (Ardi)