HKG PKK ke-54, UP2K Dolo Selatan Promosikan Beragam Produk UMKM Lokal

PENASULAWESI.COM, SIGI — Beragam produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal Kecamatan Dolo Selatan turut dipromosikan dalam pameran rangkaian Rapat Koordinasi (Rakor) TP PKK Kabupaten Sigi yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Bupati Sigi, Selasa (15/9/2026). Melalui stand Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), masyarakat Dolo Selatan memperkenalkan sejumlah produk unggulan hasil olahan lokal kepada para pengunjung.

Berdasarkan pantauan media Pena Sulawesi, stand UP2K Dolo Selatan terlihat mempromosikan beragam produk, mulai dari pangan lokal, makanan olahan, hingga produk yang digunakan untuk kebutuhan rumah tangga dan kesehatan tradisional.

Untuk produk pangan dan makanan olahan, sejumlah produk yang dipajang antara lain beras organik seharga Rp125 ribu, Bolu Bangga Rp40 ribu, Rampaiyo Rp5 ribu, Dange Rp5 ribu, serta keripik pisang Rp5 ribu.

Tidak hanya produk makanan, stand tersebut juga menawarkan berbagai produk olahan lainnya, yakni Dampo seharga Rp5 ribu, minyak sedeh Rp75 ribu, minyak urut Rp35 ribu, balsem Rp25 ribu, serta lilin terapi Rp50 ribu.

Kehadiran berbagai produk tersebut memperlihatkan kreativitas masyarakat Dolo Selatan dalam mengolah potensi lokal menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi. Produk-produk itu juga menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat agar mampu mengembangkan usaha yang dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga.

Camat Dolo Selatan Yahya Landua, dalam bincang lepas, mengatakan, pameran tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan produk secara langsung.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, produk lokal memiliki kesempatan untuk lebih dikenal sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas,” ungkap Camat.

Pameran UMKM ini merupakan bagian dari rangkaian HKG PKK ke-54 Tahun 2026 di Kabupaten Sigi yang menghadirkan berbagai produk unggulan dari sejumlah kecamatan.

“Melalui kegiatan tersebut, potensi ekonomi masyarakat diharapkan semakin dikenal, sementara pengembangan UMKM lokal dapat terus menjadi salah satu upaya dalam mendorong peningkatan pendapatan keluarga di Kabupaten Sigi,” ungkap Camat. (ARDI)