
penasulawesi.com, SIGI — Event Posilumba Japi dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 resmi digelar di Arena Posilumba Japi “Randanaya”, Desa Sidera, Kabupaten Sigi, Minggu sore (16/8/2026).
Kegiatan yang direncanakan berlangsung selama 10 hari tersebut secara resmi dibuka oleh anggota DPRD Kabupaten Sigi, Abdul Rifai Arif, S.Pt.
Dalam sambutan pembukaan, Abdul Rifai Arif menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan Posilumba Japi yang dinilai memiliki antusiasme tinggi di tengah masyarakat.
Menurut Rifai, Posilumba Japi bukan hanya menjadi ajang kompetisi bagi komunitas, tetapi juga telah menjadi kegiatan yang digemari masyarakat luas.
“Event Posilumba Japi merupakan event yang sangat digemari oleh masyarakat, baik oleh komunitas Posilumba Japi maupun masyarakat luas, sehingga event ini perlu mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah,” ujar Rifai.
Ia juga menilai kegiatan tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan lebih jauh, khususnya dari sisi pembinaan peternak dan pariwisata.
Rifai mendorong keterlibatan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sigi dalam memberikan pembinaan. Hal tersebut dinilai penting karena peserta Posilumba Japi sebagian besar berasal dari kalangan peternak sapi.
Sementara dari sektor pariwisata, ia berharap Dinas Pariwisata Kabupaten Sigi dapat mengemas Posilumba Japi menjadi salah satu agenda pariwisata yang dilaksanakan secara rutin.
Antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan puluhan pasang peserta yang tampil dalam berbagai kategori. Ketua Panitia, Raf’in, S.P., menyampaikan bahwa peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Sigi, tetapi juga dari sejumlah daerah lainnya.
Peserta tercatat berasal dari Kabupaten Sigi, Kota Palu, Kabupaten Donggala, hingga Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.
Keikutsertaan peserta lintas daerah tersebut menunjukkan bahwa Posilumba Japi Randanaya memiliki daya tarik yang semakin luas di kalangan komunitas dan masyarakat.
Abdul Rifai Arif juga berpesan agar momentum tersebut tidak hanya dimanfaatkan sebagai ajang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi antarpeserta dan masyarakat.
Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat terus dijaga sebagai bagian dari semangat memperingati kemerdekaan dan memperkuat persatuan.
“Jadikan ajang ini sebagai ajang silaturahmi serta untuk menjaga semangat kemerdekaan dan persatuan,” pesannya. (Ardi)











