
PENASULAWESI.COM, SIGI — Anggota DPRD Kabupaten Sigi dari Daerah Pemilihan (Dapil) Palolo, Drs. Suhardi K, menyerap berbagai aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses yang dilaksanakan di Desa Kapiroe dan Desa Bakubakulu pada Agustus 2026.
Reses di Desa Kapiroe, Kecamatan Palolo, berlangsung pada 18–20 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah usulan terkait pembangunan infrastruktur, fasilitas sosial, serta dukungan terhadap sektor pertanian.
Di antaranya, warga mengusulkan pengadaan satu set peralatan prasmanan di Dusun II, pembangunan bendungan air, perbaikan jalan kantong produksi sepanjang kurang lebih satu kilometer, pembangunan bronjong sepanjang sekitar 30 meter di Dusun I, rabat jalan sepanjang kurang lebih satu kilometer, serta perbaikan drainase sepanjang 20 meter.
Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa mesin pemotong rumput untuk lima kelompok di Desa Kapiroe.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Suhardi K mengatakan bahwa reses merupakan kesempatan penting bagi dirinya untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya.
“Apa yang disampaikan masyarakat dalam reses ini akan saya tampung dan perjuangkan sesuai dengan kewenangan serta mekanisme yang ada. Tentunya, usulan-usulan tersebut akan menjadi bahan untuk dibahas dan disampaikan dalam pembahasan program pembangunan daerah,” kata Suhardi.
Suhardi menegaskan, aspirasi masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut pemberdayaan ekonomi, pertanian, fasilitas sosial, dan kebutuhan masyarakat lainnya.
Sementara itu, reses di Desa Bakubakulu dilaksanakan pada 21–23 Agustus 2026. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah usulan, antara lain pembangunan tempat berwudhu untuk Taman Pengajian Desa Bakubakulu, pengadaan peralatan pengolahan kemiri, bantuan modal usaha, serta pengadaan dua set prasmanan untuk makanan khusus (nonhalal).
Warga juga mengusulkan pengadaan satu unit mesin dros jagung, lima pasang seragam adat Kaili, serta satu unit mobil untuk keperluan masyarakat Desa Bakubakulu.
Usulan lainnya yakni pengadaan dua set peralatan prasmanan untuk kelompok Silonga dan kelompok Rango yang berada di Dusun I dan Dusun II.
Menurutnya, kegiatan reses menjadi salah satu bentuk tanggung jawab anggota DPRD dalam menjalankan fungsi representasi masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan dan persoalan yang dihadapi di desa secara terarah, sehingga dapat menjadi bahan dalam memperjuangkan program pembangunan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
“Intinya, kita ingin memastikan suara masyarakat dari Dapil Palolo dan Nokilalaki dapat tersampaikan dalam forum DPRD. Semua aspirasi yang masuk akan menjadi catatan dan bahan perjuangan kami,” tutup Suhardi.***









