
PENASULAWESI.COM, SIGI – Jamaluddin L. Nusu bersama jajaran pengurus Badan Pimpinan Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) Kabupaten Sigi resmi dilantik untuk periode 2026–2031 di Aula Kantor Bupati Sigi, Rabu (28/10/2026).
Pelantikan tersebut dilakukan oleh Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) GAPENSI Provinsi Sulawesi Tengah, Hj. Salma Rahman, dengan mengusung tema “Bersama Membangun Sigi yang Maju melalui Jasa Konstruksi yang Profesional, Berintegritas dan Berkelanjutan.”
Dalam sambutannya, Ketua BPC GAPENSI Kabupaten Sigi 2026–2031, Jamaluddin L Nusu, menegaskan komitmennya untuk mendorong pembangunan infrastruktur yang berkualitas, profesional, dan berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Jamaluddin pun menyampaikan apresiasi kepada Bupati Sigi atas respons dan dukungannya terhadap pembentukan serta penguatan kembali GAPENSI di Kabupaten Sigi.
Menurutnya, kepengurusan yang baru harus mampu menghidupkan kembali peran organisasi dalam membangun kemitraan dengan pemerintah daerah sekaligus mendorong kontribusi nyata para pelaku usaha jasa konstruksi terhadap kemajuan daerah.
“Harapan saya, GAPENSI Kabupaten Sigi ke depan akan selalu bermitra dengan pemerintah untuk membangun Kabupaten Sigi yang lebih maju,” ujar Jamaluddin.
Ia menilai GAPENSI memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah karena didukung anggota yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang konstruksi. Potensi tersebut, kata dia, perlu dioptimalkan melalui kerja sama yang profesional dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.
Dalam menjalankan kepemimpinan di GAPENSI Sigi, Jamaluddin menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya diukur dari selesainya pekerjaan fisik atau keluaran (output) suatu proyek.
Lebih dari itu, setiap pembangunan harus mampu mencapai tujuan yang direncanakan (outcome), menghasilkan manfaat (benefit), serta memberikan dampak positif (impact) bagi masyarakat.
Menurutnya, proyek infrastruktur yang menggunakan anggaran dan sumber daya besar harus benar-benar berfungsi dan dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan masyarakat.
Ia mencontohkan pembangunan jaringan irigasi dan penyediaan air bersih. Keberadaan jaringan pipa, bak penampungan, maupun bangunan fisik lainnya belum dapat dikatakan berhasil apabila fasilitas tersebut tidak berfungsi atau tidak memberikan manfaat sebagaimana mestinya.
“Jangan hanya melihat output-nya. Kita harus benar-benar memperhatikan outcome, benefit, dan impact. Sebuah bangunan dapat dinyatakan berhasil apabila bisa digunakan dan dimanfaatkan,” tegasnya.
Karena itu, Jamaluddin mengajak para pelaku usaha jasa konstruksi agar tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memperhatikan kualitas, fungsi, keberlanjutan, dan manfaat jangka panjang dari setiap proyek pembangunan.
Baginya, infrastruktur yang berkualitas bukan sekadar bangunan yang selesai dikerjakan, melainkan fasilitas yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak positif secara berkelanjutan.
Selain menekankan kualitas pembangunan, Jamaluddin mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sigi untuk memperkuat komunikasi dan sinergi dengan GAPENSI.
Ia berharap kemitraan tersebut dapat terjalin secara profesional dan bertanggung jawab, dengan tetap mematuhi ketentuan yang berlaku serta mengutamakan kualitas hasil pekerjaan.
Menurutnya, kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan pelaku usaha jasa konstruksi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan yang efektif dan tepat sasaran.
Jamaluddin juga menegaskan bahwa keuntungan merupakan hal yang wajar dalam menjalankan usaha jasa konstruksi. Namun, orientasi bisnis harus berjalan seiring dengan tanggung jawab dan kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Ia berharap seluruh anggota GAPENSI dapat menjadikan semangat pengabdian sebagai landasan untuk ikut membangun Kabupaten Sigi yang lebih maju.
“Yang utama adalah niat pengabdian untuk membangun Sigi,” ungkapnya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae bersama Sekda Kabupaten Sigi Nuim Hayat, perwakilan DPRD Kabupaten Sigi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sigi, Dewan Pertimbangan GAPENSI Kabupaten Sigi, jajaran pengurus BPD GAPENSI Provinsi Sulawesi Tengah, serta undangan lainnya. (*)









