PENASULAWESI.COM, SIGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi mendorong transformasi Posyandu sebagai pusat pelayanan dasar masyarakat berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Upaya tersebut dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu yang digelar di Aula Kantor Bupati Sigi, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan mengangkat tema “Transformasi Posyandu 6 SPM Menuju Pelayanan Dasar Terintegrasi dan Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting di Kabupaten Sigi.”
Bimtek tersebut mengusung slogan “Satu Posyandu 6 Pelayanan Dasar, Sejuta Manfaat untuk Masyarakat.”
Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae mengatakan, kader Posyandu memiliki peran penting dalam memastikan pelaksanaan enam bidang SPM di tingkat masyarakat.
Enam bidang tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (Trantibum Linmas), dan sosial.
Menurut Rizal, pencapaian target SPM merupakan kewajiban pemerintah daerah sekaligus menjadi salah satu indikator dalam pengelolaan anggaran dan tata kelola pemerintahan.
“Data yang berkaitan dengan 6 SPM seperti rumah yang belum memiliki toilet, rumah tidak layak huni, serta masyarakat miskin yang belum dapat bantuan,” ujar Rizal.
Ia menegaskan, kader Posyandu tidak hanya dituntut fokus pada persoalan kesehatan, tetapi juga membantu pemerintah mendata berbagai kebutuhan dasar masyarakat di wilayah masing-masing.
Melalui konsep Posyandu berbasis enam SPM, kader diharapkan mampu memastikan masyarakat memperoleh pelayanan dasar yang bermutu sekaligus membantu mendeteksi berbagai persoalan sejak dini.
Rizal juga berharap Posyandu dapat menjadi garda terdepan dalam memperkuat integrasi sosial masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan.
Selain itu, kader Posyandu memiliki peran dalam membantu pemerintah daerah menangani sejumlah persoalan prioritas, termasuk stunting dan gizi buruk, melalui berbagai inovasi di Kabupaten Sigi.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sigi, Selvy, mengatakan Bimtek tahap awal diikuti kader Posyandu dari tiga kecamatan.
Ketiga kecamatan tersebut yakni Sigi Biromaru, Sigi Kota, dan Marawola.
Selvy menyebutkan, masih terdapat 13 kecamatan lainnya yang akan mengikuti Bimtek peningkatan kapasitas kader Posyandu pada kegiatan berikutnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP Posyandu Sigi, perwakilan BSI, serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) yang tergabung dalam bidang enam SPM.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Sigi berharap kapasitas kader semakin kuat sehingga Posyandu dapat menjalankan fungsi pelayanan dasar secara lebih terintegrasi dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.***












