Camat Dolo Selatan Bentuk Tim Terpadu Pakagali Pakagaya Ngata Tingkat Kecamatan

PENASULAWESI.COM, SIGI – Pemerintah Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, membentuk Tim Terpadu Pakagali Pakagaya Ngata tingkat kecamatan sebagai langkah awal pelaksanaan program kebersihan dan penataan lingkungan desa di wilayah tersebut.

Pembentukan tim terpadu tersebut merupakan tindak lanjut dari petunjuk teknis Pemerintah Kabupaten Sigi terkait pelaksanaan program Pakagali Pakagaya Ngata serta persiapan menghadapi sejumlah agenda daerah, termasuk pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026.

Camat Dolo Selatan Yahya, S.Ag., MM mengatakan, tim terpadu tingkat kecamatan nantinya akan turun langsung ke desa-desa untuk membentuk Tim Terpadu Pakagali Pakagaya Ngata tingkat desa.

“Tim kecamatan akan melakukan pendampingan sekaligus membentuk tim terpadu di setiap desa yang ada di wilayah Kecamatan Dolo Selatan,” ujar Yahya, Selasa (19/5/2026).

Dalam struktur tim terpadu tingkat kecamatan, Camat Dolo Selatan bertindak sebagai koordinator sekaligus penanggung jawab kegiatan. Sementara itu, Kasubsektor Dolo Selatan ditunjuk sebagai Koordinator I, Danpos Koramil sebagai Koordinator II, dan Kepala Puskesmas sebagai Koordinator III.

Adapun ketua tim dibagi berdasarkan bidang tugas masing-masing, yakni:
Kepala Seksi PMD sebagai Ketua Tim I, Kepala Seksi Tata Pemerintahan sebagai Ketua Tim II,
Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial sebagai Ketua Tim III,

Selanjutnya, Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban sebagai Ketua Tim IV, Kepala BPP Pertanian sebagai Ketua Tim V, Kepala Subbagian Perencanaan dan Keuangan sebagai Ketua Tim VI, serta Kepala Subbagian Kepegawaian sebagai Ketua Tim VII.

Selain unsur pemerintah kecamatan, pembentukan tim terpadu ini juga melibatkan berbagai instansi dan unsur masyarakat lainnya, seperti pejabat kecamatan, UPT, kepala puskesmas, kepala KUA, Babinkamtibmas, Babinsa, TP-PKK kecamatan, hingga bidan desa se-Kecamatan Dolo Selatan.

Pemerintah kecamatan berharap keterlibatan lintas sektor tersebut dapat memperkuat koordinasi dan mendorong partisipasi masyarakat dalam menyukseskan program Pakagali Pakagaya Ngata di tingkat desa.

“Program tersebut juga diarahkan untuk mendukung kebersihan lingkungan, penataan kawasan desa, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan memperkuat budaya gotong royong,” ujar Camat. (Ardi)