
PENASULAWESI.COM, SIGI,- Ketua Utama Alkhairat, Habib Sayyid Alwi bin Saggaf Aljufri, menyampaikan pesan penting tentang kesabaran dan silaturahmi dalam sambutannya pada acara haul ke-58 Habib Idrus bin Salim AlJufri, atau di kenal dengan Guru Tua, yang digelar di Desa Balongga, Kecamatan Dolo Selatan, Sigi, Sabtu (18/4/2026).
Dalam sambutannya, ia mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang hadir dan berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan masyarakat tidak terlepas dari kecintaan mendalam terhadap sosok ulama yang diperingati.
“Antusiasme masyarakat menunjukkan betapa besar kecintaan mereka kepada sosok yang kita hauli. Ini lahir dari apa yang mereka ketahui, dengar, dan rasakan tentang keteladanan beliau,” ujarnya.
Ia juga mengajak jamaah untuk mengenal lebih dekat sosok “Guru Tua” yang dikenal memiliki kesabaran, kepedulian, dan semangat pengabdian tinggi. Diceritakan, dalam kondisi sarana dan prasarana yang terbatas di masa lalu, beliau tetap berjuang menyampaikan dakwah dengan menempuh perjalanan berat demi menyebarkan ajaran agama.
“Beliau bahkan rela mengorbankan kenyamanan di usia lanjut demi memastikan pesan-pesan kebaikan sampai langsung kepada masyarakat,” tambahnya.
Selain sebagai peringatan haul, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan halal bihalal yang menjadi ajang mempererat silaturahmi. Dalam kesempatan itu, Habib Alwi mengutip hadis Nabi Muhammad SAW tentang pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan sebagai jalan memperoleh umur panjang dan rezeki yang lapang.
Ia juga menyampaikan kisah inspiratif dari masa Nabi Zakaria tentang seorang pemuda yang dipanjangkan usianya karena kembali menyambung silaturahmi dengan kerabatnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kesabaran merupakan kunci utama dalam meraih cita-cita dan menghadapi berbagai tantangan hidup, baik sebagai individu, pemimpin, maupun pendidik.
“Semakin besar kesabaran seseorang, semakin besar pula peluangnya untuk mencapai apa yang diinginkan,” jelasnya. (Ardi)








