Kabar Baik, Jalan Poros Batumatoru–Bambakoro Sepanjang 6 Km Masuk Program IJD 2026

Anggota Komisi III DPRD Pasangkayu, Lubis, saat melakukan koordinasi di Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Barat, Rabu (7/10/2026). (Dok:Istimewa)

PASANGKAYU — Kabar baik bagi masyarakat di wilayah Dapil Babula, Kabupaten Pasangkayu. Jalan Poros Batumatoru–Bambakoro sepanjang kurang lebih 6 kilometer direncanakan mendapat peningkatan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) 2026.

Rencana tersebut terungkap dalam hasil koordinasi dan kunjungan kerja Komisi III DPRD Kabupaten Pasangkayu ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Barat, Rabu (7/10/2026).

Anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu, Lubis, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil koordinasi, pengerjaan sejumlah ruas jalan melalui program IJD direncanakan mulai dilaksanakan pada November hingga Desember 2026.

“Insyaallah bulan November–Desember 2026 akan dikerjakan melalui IJD, khususnya Dapil Babula,” ujar Lubis, Rabu (7/10/26).

Salah satu ruas yang menjadi perhatian yakni Jalan Poros Batumatoru–Bambakoro dengan panjang sekitar 6 kilometer. Peningkatan jalan ini diharapkan dapat memperbaiki akses transportasi masyarakat serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Selain Batumatoru–Bambakoro, terdapat dua ruas jalan lainnya yang juga direncanakan mendapat penanganan melalui program IJD. Yakni Jalan Trans Sulawesi Singgani–Parabu sepanjang 5,2 kilometer yang direncanakan mendapat perbaikan dan pengaspalan, serta Jalan Sangge–Bantayang, Desa Buluparigi, sepanjang 4,69 kilometer.

Lubis mengatakan, DPRD Pasangkayu akan terus mengawal rencana pembangunan tersebut agar dapat terealisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia juga berharap program IJD dapat terus berlanjut dengan volume pengerjaan yang lebih besar pada 2027, tidak hanya di Dapil Babula tetapi juga di seluruh wilayah Kabupaten Pasangkayu.

“Kita semua berharap semoga tahun depan, 2027, akan bertambah volume pengerjaan jalan melalui IJD, khususnya Dapil Babula dan seluruh wilayah Kabupaten Pasangkayu,” katanya.

Menurut Lubis, pembangunan infrastruktur jalan membutuhkan dukungan dan sinergi semua pihak. Pengusulan dari Pemerintah Kabupaten Pasangkayu menjadi salah satu bagian penting untuk mendorong penanganan ruas-ruas jalan lainnya.

“Semua ini tentunya melalui pengusulan oleh Pemerintah Kabupaten Pasangkayu dan akan kita kawal bersama seluruh masyarakat Kabupaten Pasangkayu,” pungkasnya. (Ardi)