penasulawesi.com, SIGI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sigi menggelar Rapat Kerja (Raker) perdana kepengurusan periode 2025–2029 dengan sejumlah agenda strategis, termasuk persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah 2029 dan penguatan pembinaan atlet lokal.
Sekretaris Umum KONI Kabupaten Sigi, Aspar Lapindo, mengatakan rapat kerja tersebut merupakan langkah awal kepengurusan baru dalam menyusun program kerja organisasi selama masa bakti 2025–2029.
“Raker ini membahas berbagai program prioritas yang akan dijalankan pengurus KONI yang baru. Salah satunya adalah persiapan Kabupaten Sigi menghadapi Pekan Olahraga Provinsi yang direncanakan berlangsung pada November 2029 di Kabupaten Morowali,” kata Aspar.
Menurutnya, dalam rapat kerja tersebut KONI Sigi telah menetapkan sejumlah cabang olahraga yang akan menjadi fokus pembinaan guna mempertahankan prestasi yang diraih pada Porprov IX Sulawesi Tengah di Kabupaten Banggai tahun 2022.
Aspar menegaskan bahwa salah satu perhatian utama KONI Sigi adalah pendataan dan pembinaan atlet asli daerah. Hal ini dilakukan untuk memastikan atlet-atlet berpotensi asal Kabupaten Sigi dapat memperkuat daerahnya sendiri pada ajang olahraga mendatang.
Ia mengungkapkan masih terdapat sejumlah atlet ber-KTP Kabupaten Sigi yang justru memperkuat kabupaten lain karena belum terdaftar secara resmi sebagai atlet binaan KONI Sigi.
“Kami berharap ke depan atlet-atlet asal Sigi dapat kembali memperkuat daerahnya sendiri. Tugas cabang olahraga adalah mendata dan memastikan seluruh atlet potensial asal Sigi terdaftar secara resmi sehingga bisa membela Kabupaten Sigi pada Porprov mendatang,” ujarnya.
Selain membahas pembinaan atlet, rapat kerja juga mengesahkan empat cabang olahraga baru yang resmi bergabung dalam keluarga besar KONI Kabupaten Sigi. Di antaranya soft tenis, lari trail, serta beberapa cabang olahraga lainnya yang telah memenuhi persyaratan administrasi dan terdaftar di tingkat provinsi.
Menurut Aspar, pengesahan cabang olahraga baru menjadi bagian penting dalam pengembangan olahraga di Kabupaten Sigi karena dapat memperluas peluang pembinaan atlet dan pencapaian prestasi pada berbagai ajang kompetisi.
“Dalam momen rapat kerja seperti ini, cabang olahraga yang sudah terbentuk dan terdaftar di tingkat provinsi dapat disahkan menjadi anggota KONI Kabupaten Sigi,” jelasnya.
Rapat kerja tersebut juga membentuk tim perumus yang bertugas menyusun hasil-hasil kesepakatan menjadi pedoman pelaksanaan program organisasi. Tim ini akan merumuskan berbagai keputusan strategis yang nantinya menjadi acuan bagi seluruh pengurus dalam menjalankan roda organisasi.
Aspar menjelaskan bahwa rapat kerja merupakan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI yang idealnya dilaksanakan setiap tahun sebagai sarana evaluasi dan penyusunan program kerja.
“Raker menjadi pedoman bagi pengurus dalam menjalankan program organisasi. Melalui forum ini, seluruh program dan target kerja dapat dirumuskan secara jelas dan terukur,” katanya. (*)








